Beranda Daerah Anton Medan Meninggal, ini Profil dan Kisah Hidupnya

Anton Medan Meninggal, ini Profil dan Kisah Hidupnya

Serang, Kabarxxi.com – Menyebut nama Tan Hok Liang mungkin sebagian orang tidak mengenal. Namun jika Ramdhan Effendi atau yang akrab disapa Anton Medan, pastilah banyak masyarakat yang mengenalnya. Anton Medan meninggal dunia di umur 65 tahun pada Senin (15/3/2021).

Anton Medan meninggal dunia di kediamannya yang terletak di Cibinong, Bogor. Tempat dimana ia mendirikan Masjid Hok Tek Liong dan juga pondok pesantren At-Taibin.

Menilik masa lalunya, kehidupan Anton Medan penuh dengan kegelapan. Pasalnya, ia mantan seorang preman kelas kakap di Indonesia.

Anton Medan telah bergelut dengan dunia kejahatan sejak usianya masih 12 tahun. Dia sudah bolak-balik keluar masuk penjara karena kasus perampokan, judi dan aksi premanisme lainnya.

Anton Medan memutuskan insaf dari segala macam jenis kejahatan. Pria kelahiran Sumatera Utara itu kini lebih dikenal bukan sebagai preman. Tapi penceramah dari Masjid ke Masjid. Dia memutuskan berhenti dari dunia hitam ketika mendekam di dalam penjara. Perjalanannya sebagai preman berhenti setelah mendapatkan hidayah dan masukan dari sesama narapidana di Lapas.

Baca Juga :  Waspada Minggu Dini Hari Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Intensitas Tinggi Hingga 22 Februari

Setelah hijrah, Anton Medan pun akhirnya resmi memeluk Agama Islam. Pengucapan dua kalimat Syahadat itupun diucapkan dihadapan Alm KH Zainudin MZ pada tahun 1992 silam.

Sekilas kembali ke masa lalunya. Anton Medan sejak umur 12 tahun memang sudah merantau ke Tebing Tinggi. Ketika itu, dia sudah menjadi tulang punggung keluarga dan putus sekolah.

Anton Medan menjadi anak jalanan dengan bekerja sebagai calo di Terminal Tebing Tinggi. Tugasnya membantu sopir bus untuk mencari penumpang. Singkat cerita, suatu hari Anton Medan cek-cok dengan salah satu supir busnya.

Baca Juga :  Kadis Indag Lebak Tegaskan Penyelarasan HET Gas Elpiji 3 kg, Ditiap Pangkalan

Dia telah mencarikan penumpang namun tak diberikan upah atas kerjanya itu. Karena terpancing emosi, Anton Medan memukul sopir itu dengan balok.

Kejadian itu untuk pertama kalinya menyeret Anton Medan berurusan dengan pihak kepolisian. Setelah kejadian itu, dia kembali ke Kota Medan. Peristiwa serupa pun terjadi, setelah dipukuli oleh beberapa sopir bus, Anton Medan akhirnya membalas dengan sabetan parang yang membuat salah satu sopir tewas.

Baca Juga :  Ditinggal Nikah, Pria ini Dua Kali Mencoba Bunuh Diri

Anton medan pun harus mendekam di penjara selama empat tahun. Jeruji besi memberikan kenyataan yang pahit untuk dia. Selama bertahun-tahun, Anton Medan hanya dijenguk satu kali oleh keluarganya.

Setelah melewati masa hukuman, Anton Medan pun kembali kerumahnya. Tetapi, dia merasa keluarganya tidak menerima dia lagi yang notabene sebagai narapidana.

Akhirnya, Anton Medan mengambil keputusan besar untuk merantau ke Jakarta beradu nasib. Awalnya, dia ke Ibu Kota dengan tujuan mencari alamat Pamannya di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Tapi bukannya disambut, Pamannya itu malah mengusirnya.

Kekecewaan mendalam dan merasa sebatang kara membuat Anton Medan marah. Masa depannya dianggap telah usai. Perjalanannya menjadi penjahat kelas teri pun dimulai dari rangkaian itu.

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

PANTAU TERUS !