Beranda Daerah Baharkam Polri Kembali Ungkap 25 Ton Pottasium Chlorate untuk Bom Ikan

Baharkam Polri Kembali Ungkap 25 Ton Pottasium Chlorate untuk Bom Ikan

SURABAYA, KabarXXI.Com – Puluhan ton bahan peledak untuk bom ikan diamankan polisi dari sebuah gudang di Margomulyo, Surabaya. Dua orang diamankan dalam kasus ini.

Kedua orang yang diamankan yakni berinisial MB (43) merupakan perakit bom ikan, dan WP (34) Dirut PT DTMK.

Dari gudang itu, Polisi mengamankan barang bukti pottasium chlorate 1.020 karung dengan berat 25.500 kg atau 25 ton.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen M Yassin Kosasih saat jumpa pers, Senin, 18 Januari 2021 mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus sebelum yang diungkap oleh tim gabungan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri pada 23 Desember 2020 lalu. Dengan mengamankan satu tersangka berinisial BW asal Bangkalan, Madura.

“Jadi pada waktu hasil pengembangannya ditemukan 16 ton (pottasium chlorate). Dikembangkan terus oleh penyidik gabungan Mabes dari Polair Mabes dan Polair Polda Jatim. Kita mendapatkan lagi beberapa (25 ton) barang bukti lagi,” kata M Yassin Kosasih saat rilis di Mako Ditpolairud Polda Jatim.

Yassin menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka modus yang digunakan yakni pemesanan potassium.

Baca Juga :  Pengantin Baru di Tigaraksa Tangerang Nekat Gantung Diri

“Tersangka melakukan pemesanan secara lisan kepada PT DTMK, dan pembayaran secara transfer atas nama penerima yaitu selaku Komut PT DTMK,” ungkap Yassin.

Yassin menambahkan, dari hasil penggeledahan ditemukan karung baru dengan tulisan “Potassium Chlorate” sehingga adanya indikasi dugaan pengemasan ulang potassium chlorate sebelum dijual kepada konsumen.

“PT DTMK melakukan penjualan potassium chlorate kepada perorangan dengan tidak melakukan penelusuran latar belakangan pembeli, dan mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan dengan tujuan penjualan keuntungan penjualan demi mendapatkan keuntungan dengan menggunakan rekening pribadi atas nama DN,” ungkap Yassin.

Sementara itu, dari hasil keterangan kepala gudang, Yassin menyampaikan, bahwa melakukan perubahan kemasan dari sodium perchlorate menjadi menjadi pottasium chlorate yang ditempatkan di blok N7 dan blok N15.

Baca Juga :  Kabar Duka, Tokoh Pendiri Banten Meninggal Dunia

Dari hasil uji lab terhadap kedua bahan tersebut, kedua bahan tersebut merupakan senyawa kalciumklorat (KCL03) yang merupakan komponen bahan peledak jenis low explosive.

“Ahli labfor menerangkan, bahwa potassium chlorate merupakan bahan kimia oksidator,” ungkap Yassin.

“Penyidik sedang mendalami mendalami dugaan tindak pidana perlindungan konsumen Pasal 62 UU No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dan tidak menutup kemungkinan persangkaan terhadap tidak pidana lain dalam perkara ini,” tandas Yassin.

Baca Juga :  Baharkam Polri Gerak Cepat Tindak Lanjuti Program Kerja 100 Hari Kapolri

Di tempat terpisah, Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto membenarkan, pengungkapan 25 ton bahan peledak ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.

“Total 41 ton Potassium Chlorate, dampak kerusakan lingkungan khususnya ekosistem laut bisa mencapai radius 800 ha,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Dari pengembangan kasus ini dan tangkapan sebelumnya, polisi mengamankan barang bukti bahan peledak dari tiga lokasi yaitu 16 ton dan 25 ton dengan berat total 41 ton.

Para tersangka terancam dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-undang darurat non12 tahun 1951 tentang bahan peledak atau Pasal 122 nomor 22 tahun 2019 tentang sistem budidaya pertanian berkelanjutan dan Pasal 127 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika Jo Pasal 55, 56 KUHP. Dengan ancaman hukum mati atau seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Editor: Mansar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

Ibu di Ngawi Mesum Dengan Pacar Putrinya, Pelaku Pria Ditangkap

Ngawi, Kabarxxi.com - Heboh video seorang ibu di Ngawi berinisial SW (48) berbuat mesum dengan pria berinisial AGR (29), yang merupakan pacar...

PANTAU TERUS !