Beranda Info dan Tips Direktur P3S: Cara Kerja Intelejen Silent and Closed System

Direktur P3S: Cara Kerja Intelejen Silent and Closed System

Jakarta, kabarxxi.com –  Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menanggapi pernyataan Badan Intelejen Nasional (BIN) yang menyusup ke kelompok Taliban untuk cegah perpecahan merembet ke Indonesia.

Jerry menilai hal ini strategi yang blunder dan keliru total bukan rumus intelejen.  Menurut peneliti kebijakan publik dan politik dari Amerika ini, agak aneh saja penyusupan tapi infonya dibuka ke publik lewat media online.

“Beberapa moment saya lihat sebelum bergerak sudah dibuka ke publik contoh, penggeberekan dan penangkapan penjahat bahkan teroris yang terjerat kasus hukum, Pasalnya, kalau ketahuan kita bakal malu, dan lembaga intelejen kita bakal tercoreng,” kata Jerry, Jumat (3/9/2021).

Memang selama ini saya nilai agen intelejen tapi tapi cara kerja berbeda dengan rumus intelejen.  “Ini kerjaan top secret atau menjaga rahasia kalau perlu nama anynomous atau no name. Contoh, agen Central Intellegence Agency (CIA) dalam tugasnya mengumpulkan informasi seputar pemerintah asing, perusahaan, dan individu,” katanya.

Baca Juga :  Senator Fachrul Razi Dilantik Ketua Pengurus Majelis Nasional KAHMI

Pentingnya memahami dunia intelejen belajar gaya FBI, KGB, Mossad sampai M-16 Inggris, mereka menyamarkan indentitas intelejen mereka atau lebih dikenal undercover

“Kalau kita mau main safety maka jangan pernah membuka alasan dan tujuan kita menyelidiki sesuatu atau modus operandi,” jelasnya.

“Perlu adanya silent system and closed system. Silent sistem adalah perilaku diam tak membocorkan target baru menghapus data-data kalau di Amerika di kenal dengan data Social Security (SS) nomornya sangat rahasia,” lanjutnya.

Baca Juga :  Industri Pariwisata Indonesia Siap Promosikan dan Gunakan GeNose C-19

Metode closed system adalah bagian menutup akses apapun kita who and how siapa dan bagaimana? Kalau perlu ada mask system atau sistem topeng. Kita menggunakan topeng seperti dalam film yang dibintangi aktor kawakan Tom Cruise.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Ziarah ke Makam Bung Karno

“Lewat SS pemerintah federal bahkan tahu data-data kita mulai tunggakan tax (pajak) sampai pelanggaran kriminal. Memang saya banyak menemukan sistem terbuka. Ini bahaya dalam dunia intelejen. Kalau perlu semua jati diri kita di sosial media dihapus nomor telepon pun kerap disadap maka pentingnya ada kode sandi,” urai Jerry.

Untuk itu ditambahkan, metode penyamaran sudah tepat tapi metode terbuka ke media yang rancu. Ini kalau perang musuh sudah tahu siasat kita. Tak perlu umbar ke publik.

Selain itu dijelaskannya, ada strategi keep secret, keep identity and shut up (simpan rahasia, simpan identitas dan tutup mulut) sangat penting bagi para intelejen.

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !