DPC Granat Kabupaten Blitar Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Sekolah

Blitar, Kabarxxi.com – Setelah dilantik pada tanggal 14 Juli 2023, DPC Granat Kabupaten Blitar bergerak cepat dan melakukan Rakerda 1 dan salah satu targetnya adalah program Sosialisasi  Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang di singkat SOBGUBA ke semua lembaga pendidikan yaitu tingkat SLTP dan SLTA di 22 Kecamatan Se-Kabupaten Blitar.

Program tersebut menindaklanjuti program pemerintah tentang INPRES No 2 Tahun 2020 tentang RAN (Rencana Aksi Nasional) P4GN (Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) Tahun 2020 -2024, yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional dalam Gerakan Nasional Penanganan Ancaman Narkoba, Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Setelah mengisi kegiatan sosialisasi di MTs MA dan Pondok Syekh Syubakir di Nglegok, yang diikuti oleh lebih kurang 1000 siswa dan siswi, Ketua DPC GRANAT KABUPATEN BLITAR, Bapak Windarko, ST, menyampaikan bahwa GRANAT merupakan sebuah organisasi masyarakat yang membantu pemerintah mewujudkan Indonesia BERSINAR (Bersih Narkoba).

“Anggota kami dari semua kalangan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, aktivis, mantan pejabat, mantan penegak hukum dan lain lain, kami juga sudah membentuk DPAC (Dewan Pimpinan Anak Cabang) di 22 Kecamatan dan juga menuju pembentukan Ranting GRANAT di 248 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blitar,” Kata Ketua Granat Kabupaten BlitarGus Koko.

Pihaknya ingin mewujudkan Kabupaten Blitar Zero Narkoba agar makin banyak yang menyampaikan akan bahaya penyalahgunaan narkoba terutama di lingkungannya.

“Termasuk kegiatan kami hari di Lembaga Pendidikan seperti saat ini, karena mereka adalah Generasi Penerus Bangsa, karena kalau saya gambarkan dampak buruk dari penyalahgunaan NARKOBA itu jika sebuah tubuh yang diserang adalah saraf otaknya, jika pada sebuah pohon yang diserang adalah akarnya dan jika saya gambarkan sebuah negara yang diserang adalah Ibu Kotanya, karena bukan saja membuat penyalahgunaan narkoba berakibat kecanduan tetapi narkoba juga bisa menyebabkan kematian, mari kita selamatkan anak bangsa, karena itu kami siap berperang melawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Saat ini pihaknya bergerak secara mandiri belum ada partisipasi swasta maupun bantuan dari pemerintah. “Harapan kami ke depan kita semua lebih peduli dan jangan sampai kita menutup mata, menutup telinga dan apalagi menutup hati kita bahwa ada peredaran gelap narkoba di sekitar kita.”

Hari ini 28 Oktober 2024 adalah Hari Sumpah Pemuda yang juga merupakan hari spesial bagi GRANAT karena sudah berumur 24 Tahun.

“Semoga Tuhan selalu memberikan kemudahan dan kelancaran semua langkah kami untuk mewujudkan Kabupaten Blitar Zero Narkoba.”

Dalam acara SOBGUBA tersebut dihadiri juga Ketua MKKKM (Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Madrasah) M.A yaitu Bapak Drs. Khusnul Khuluk, M.Pd, yang juga sebagai Kepala Sekolah MAN 2 Blitar menyampaikan bahwa ia miris dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, apalagi setelah tahu dari pemaparan Ketua Granat Kabupaten Blitar Gus Koko.

“Ternyat salah satu penyebab pengguna narkoba adalah kurangnya pemahaman akan bahayanya narkoba, yang bisa menyebabkan kecanduan bahkan juga berakibat kematian, karena Indonesia sedang darurat narkoba dan narkoba adalah masalah bangsa yang semua warga masyarakat harus peduli,” ucapnya.

“Mari kita bersama-sama berperang melawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba” pungkasnya.

Acara SOBGUBA di MTs MA dan Pondok Syekh Syubakir tersebut ditutup dengan tasyakuran dan do’a bersama dalam rangka HUT GRANAT ke-24 dengan harapan Indonesia Bersih Narkoba dan khususnya mewujudkan Kabupaten Blitar BERSINAR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *