Beranda Daerah Hukum Edukasi Hukum: Tugas dan Kewenangan Dokter Sebagai Pengemban Profesi

Edukasi Hukum: Tugas dan Kewenangan Dokter Sebagai Pengemban Profesi

Opini Ramses Terry, SH.MH.MA*)

Dokter sebagai pengemban tugas profesi dalam berbagai segi yang berhubungan dengan pelayanan medis, selalu dan sering kali berhadapan tuntutan pemenuhan tanggung jawab, baik secara hukum maupun berkaitan dengan kode etik profesi kedokteran.

Didalam konsideran menimbang dari UU Nomor 29 Tahun 2004 huruf (e) tentang Praktik Kedokteran yaitu sangat jelas dan tegas disebutkan. Maka, dokter dalam kedudukannya sebagai penjual jasa, dalam arti sebagai pelaku usaha, yang langsung berhubungan dengan pasiennya selaku konsumen yang membutuhkan jasa dari seorang dokter.

Sehingga dalam kondisi demikian, secara timbal balik disebut dengan simbiose  mutualistis, sebagaimana diatur didlam rumusan Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan Pasal 1 atat (2) terkait konsumen jasa.

Maka dalam rumusan Pasal 1 angka  (1) UU No.29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran yaitu rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dan dokter gigi terhadap pasien dalam melaksanakan upaya kesehatan.

Didalam rumusan Pasal 1 angka 11 UU No.29 Tahun 2004 tentang praktik kedokteran bahwa suatu pekerjaan dokter dan dokter gigi dilakukan berdasarkan suatu keilmuan serta kompetensi yang diperoleh dari pendidikan yang berjenjang.

Baca Juga :  Terima Aspirasi Para Korban Investasi, Fismondev Janji Akan Tangani Kasus dengan Profesional

Berkaitan dengan tugas dan wewenang seorang dokter yaitu dalam rangka memberikan pelayanan medis kepada pasien sudah diatur dengan sangat jelas dan tegas sesuai dengan peraturan peraturan yang terkait dengan tanggung jawab dan Profesi Kedokteran.

Tanggung jawab seorang dokter dan dokter gigi merupakan bagian dari sebuah kewajiban yang harus dipenuhi dan sesuai dengan amanat Undang Undang dan etika profesinya.

Baca Juga :  LQ Indonesia Lawfirm: Praperadilan, Langkah Efektif Hilangkan Status Tersangka

Di Indonesia, kewenangan seorang dokter dan dokter gigi dalam menjalankan profesinya sebagai tenaga medis diatur oleh Departemen Kesehatan melalui berbagai instrumen hukum. Terkait suatu kewenangan dokter atau dokter gigi diatur didalam rumusan Pasal 29 ayat (2) UU No.29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Secara administrasi dokter dan dokter gigi diberi kewenangan oleh Undang- Undang untuk menjalankan tindakan medis terhadap pasien sesuai dengan kelimuwan dan etika profesinya.

Kewenangan seorang dokter dan dokter gigi tidak muncul begitu aja atau tiba tiba, melainkan merupakan suatu proses bertahap, berjenjang  dan merupakan tugas yang ada pada suatu Organisasi Profesi.

Baca Juga :  Karakteristik Benda Sitaan dan Barang Bukti

Didalam Rumusan Pasal 1 angka (11) UU No.29 Tahun 2004 menyatakan: bahwa Profesi kedokteran atau kedokteran gigi adalah suatu pekerjaan kedokteran atau kedokteran gigi yang dilaksanakan berdasarkan suatu keilmuwan, kompetensi, yang diperoleh melalui pendidikan yang berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani masyarakat.

Di dalam rumusan Pasal 1 jo Pasal 2 jo Pasal 3 UU No.29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran bahwa seorang dokter dan dokter gigi dalam melakukan pekerjaan sebagai seorang yang profesional melayani masyarakat tanpa membeda bedakan status sosial, etnis, agama dan jenis kelamin.

Sehingga dalam melakukan pelayanan medis oleh seorang dokter terhadap pasiennya, yaitu merupakan bagian dari tugas dari kewenangannya, sehingga seorang dokter atau dokter gigi harus melakukannya berdasarkan standar profesinya (Profesi Kedokteran).

*) Penulis: Pemerhati Hukum & Kebijakan Publik, Praktisi Hukum & Akademisi, Wakil Bidang UPA DPN Peradi

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !