Beranda Daerah Gubernur Wahidin Serahkan DPA SKPD Tahun Anggaran 2021

Gubernur Wahidin Serahkan DPA SKPD Tahun Anggaran 2021

SERANG, KabarXXI.Com – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) melaksanakan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun Anggaran 2021 di lingkungan Pemerintah Provinsi (pemprov) Banten dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2021 di Gedung Negara (Pendopo Lama), Jl. Brigjen KH. Syam’un No. 2 Kota Baru, Kota Serang, Rabu, 13 Janauri 2021.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M Nawa Said Dimyati, serta para kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten.

“Saya telah menyerahkan DPA SKPD Tahun Anggaran 2021. Bagaimana kita mempercepat penanganan Covid-19 dan pencapaian target RPJMD pada tahun 2021,” kata Gubernur WH usai penyerahan DPA SKPD TA 2021 di lingkungan Pempov Banten dan Perkin Tahun 2021, Rabu, 13 Januari 2021.

Dalam sambutannya, Gubernur menginstruksikan kepada para pengelola anggaran untuk mempercepat pelaksanaan lelang guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

“Serahkan kepada yang profesional dengan hasil pekerjaan yang bagus,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan kepada para pengelola anggaran untuk tidak memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 sebagai peluang.

Ditegaskannya, pengelolaan keuangan daerah Provinsi Banten sudah baik.

“Pengawasan dan pemantauan juga ada dimana-mana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Petugas Gabungan Copoti Atribut FPI di Petamburan

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menginstruksikan kepada para kepala OPD (organisasi perangkat daerah) untuk mengawasi disiplin pelaksanaan Protokol Kesehatan di lingkungan kerjanya demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

“Kita harus disiplin Protokol Kesehatan dalam menghadapi Covid-19. Kesehatan itu penting,” ungkap Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Al Muktabar dalam laporanya mengatakan, semua tahapan telah dilaksanakan dalam penyusunan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021. Beberapa tahapan bahkan dipercepat dalam rangka mempercepat pencapaian target RPJMD.

“APBD Provinsi Banten sudah mendekati Rp16 triliun pada tahun 2021 ini. Kami juga berpesan kepada para kepala OPD untuk secara konsisten dan merasa bertanggung jawab untuk menjalankan ini sesuai dengan peraturan perundangan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada APBD Tahun Anggaran 2021, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp15,9 triliun, sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya (silpa tahun anggaran 2020) diperkirakan sebesar Rp 237,1 miliar atau 2,21%.

Baca Juga :  Pemdes Kaliasin Gelar Musrenbangdes Tahun 2021 dengan Tetap Patuhi Prokes Covid-19

APBD TA 2021 Pemprov Banten telah memenuhi belanja mandatory/belanja yang telah diarahkan peruntukannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fungsi pendidikan sebesar 32,62% dari syarat minimal 20%; Anggaran kesehatan sebesar 14,95% dari syarat minimal 10% dari total belanja daerah di luar gaji; Belanja infrastruktur daerah sebesar 43,67% dari paling sedikit 25% dari dana transfer umum pemerintah pusat; Belanja pengembangan sumber daya manusia sebesar 0,34% dari paling sedikit 0,34%; serta, Belanja pengawasan sebesar 0,38% dari paling sedikit 0,30%.

Baca Juga :  Gubernur Wahidin Sebut Ikut Vaksinasi Covid-19 Bentuk Bela Negara

Berdasarkan prioritas daerah 2021, alokasi anggaran Pemprov Banten sebagai berikut: Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing melalui pembangunan akses dan mutu pelayanan kesehatan, pendidikan dan life skill sebesar Rp5,7 triliun dengan rasio terhadap belanja 35,81%; Penguatan interkonektivitas melalui pembangunan infrastruktur sebesar Rp3,5 triliun dengan rasio terhadap belanja 22,03%; Penguatan daya saing perekonomian sebesar Rp205,8 miliar rupiah dengan rasio terhadap belanja 1,29%; serta, Reformasi birokrasi melalui pemantapan 8 (delapan) area perubahan sebesar 6,5 triliun rupiah dengan rasio terhadap belanja 40,88%.

Sementara untuk alokasi belanja kabupaten/kota sebesar Rp4,49 triliun. Meliputi: Belanja bagi hasil pajak daerah sebesar Rp2,62 triliun; Belanja bantuan keuangan kepada kabupaten/kota sebesar Rp 330 miliar; Belanja bantuan keuangan kepada pemerintahan desa di kabupaten sebesar Rp 61,90 miliar; serta, Belanja hibah bantuan operasional sekolah bersumber dari APBN sebesar Rp 1,97 triliun.

Editor: Mansar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

Fakta Baru Kasus Penembakan 6 Anggota FPI Ditemukan Komnas HAM di TKP

Jakarta, Kabarxxi.com - Fakta baru ditemukan Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) saat menyelidiki lokasi polisi menembak...

PANTAU TERUS !