Beranda Jakarta Ini Cara Aman Laporkan Kantor yang Melanggar PPKM Darurat di Jakarta

Ini Cara Aman Laporkan Kantor yang Melanggar PPKM Darurat di Jakarta


Jakarta, kabarxxi.com–  Perkantoran non esensial dan kritikal mewajibkan Work From Home atau bekerja dari rumah saat diberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, 3– 20 Juli 2021.

Perkantoran yang bergerak di sektor esensial menerapkan aturan 50% karyawan melakukan work from home dan sektor kritikal bisa menerapkan kebijakan karyawan masuk kerja secara penuh.

Bagaimana jika ada perusahaan yang melanggar aturan tersebut, misal perusahaan dari sektor non esensial dan kritikal namun masih menerapkan aturan karyawan masuk kantor?

Untuk perusahaan di Jakarta, perusahaan ini bisa dilaporkan dengan melalui aplikasi JAKI.  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui sebuah posting di akun Instagram miliknya (@aniesbaswedan) mengtaakan dengan jelas perihal laporan tersebut.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lebak Bersama Ormas Jarum Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM Level 4

“Bila tempat Anda bekerja bukan sektor esensial, tapi masih masuk 100 persen atau sektor esensial tapi yang WFO lebih dari 50 persen, segera laporkan lewat JAKI secara anonim, kerahasiaan pelapor dijamin,” tulis Gubernur DKI, Rabu (7/7/2021).  Karyawan yang masuk dua kategori tersebut bisa melaporkan perusahaan mereka melalui fitur JakLapor yang ada di aplikasi JAKI.

Ini cara melaporkan perusahaan yang memaksa karyawan (non-esensial/non-kritikal) untuk WFO di aplikasi JAKI.

Baca Juga :  Rekor Pecah, Jakarta International Stadium Sejajar Dengan Santiago Bernabeu

Pertama, download aplikasi JAKI di toko Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS). Buka aplikasi JAKI di smartphone Anda.  Di halaman utama, klik opsi “Lapor” (ikon kamera) yang berada di bagian tengah bawah.

Baca Juga :  Malaysia Tutup Pusat Vaksinasi Massal Paska 200 Lebih Tenaga Medis Terpapar Corona

Ambil gambar yang sesuai dengan apa yang ingin Anda laporkan. Misalnya, suasana kantor atau keramaian yang terjadi di dalamnya.

Sebelum memotret bukti pelanggaran, pastikan Anda berada di lokasi tersembunyi dan tidak terjangkau oleh kamera CCTV. Anda juga bisa mengirimkan foto dari galeri ponsel.

Setelah mengunggah foto, pilih kategori “Pelanggaran Perda/Pergub/Hubungan Pekerja-Pengusaha” di menu yang tersedia. Selanjutnya, tulis pernyataan Anda di kolom deskripsi.

Jika semua tahapan selesai, Anda cukup menunggu respons dan melihat riwayat laporan Anda di menu “JakRespons”.  Pelaporan bisa dilakukan secara anonim jika tidak ingn diketahui nama pelapornya.

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !