Berita  

Inilah Alasan CEO Prioritaskan Kerja Hybrid, Dorong Kemajuan Perusahaan dan Kesuksesan Karyawan

Hanya 25 persen secara global dan 44 persen di kawasan Asia Pasifik (APAC) pimpinan operasional yang menyatakan bahwa mereka sangat puas dengan pengalaman karyawan (employee experience/EX).

Amit Dhingra.

JAKARTA, KabarXXI.Com – NTT Ltd, perusahaan infrastruktur dan layanan TI terdepan, mengumumkan temuan dari 2023 Global Employee Experience Trends Report.

Laporan ini mengungkapkan dampak dari tren pekerjaan saat ini, seperti pekerjaan hybrid dan kecerdasan buatan (AI), terhadap strategi pengalaman karyawan (EX) dan hubungan antara pengalaman karyawan dan kinerja bisnis.

Laporan ini menemukan bahwa 90 persen bisnis menilai penerapan pekerjaan hybrid dan pekerjaan jarak jauh memiliki dampak positif terhadap keuntungan perusahaan. Namun, kurang dari separuh (48 persen secara global dan 51 persen di wilayah Asia Pasifik) perusahaan sangat setuju bahwa karyawan memiliki akses terhadap teknologi yang mereka butuhkan untuk bekerja dengan baik di rumah ataupun di kantor.

Banyak perusahaan kini menerapkan pendekatan yang lebih terstruktur dalam bekerja. Data menunjukkan bahwa sekitar 56 persen secara global dan 58 persen di kawasan Asia-Pasifik pekerja hybrid menghabiskan separuh waktu kerja mereka di kantor.

Namun, dengan model hybrid yang masih disukai dan diakui oleh mayoritas pemimpin bisnis sebagai hal yang mendasar bagi pengalaman karyawan yang positif, perusahaan perlu memastikan bahwa mereka menyediakan teknologi yang dibutuhkan karyawan untuk bekerja secara efektif, di mana pun lokasinya.

Hal ini menunjukkan bagaimana narasi EX telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Saat ini, prioritas bisnis adalah agar proaktif memastikan karyawan mendapat dukungan dan memiliki teknologi yang tepat supaya mereka merasa terhubung dan mendorong efisiensi.

Perusahaan-perusahaan dengan kinerja yang terbaik yang meningkatkan pengeluaran TI dan berinvestasi pada teknologi EX memiliki peluang 56 persen lebih tinggi melaporkan pertumbuhan bisnis yang lebih baik karena peningkatan EX dibandingkan perusahaan yang kinerjanya kurang baik, dan 89 persen lebih tinggi dibandingkan perusahaan lainnya dalam meningkatkan kepuasan karyawan secara signifikan.

Menanggapi penelitian ini, Amit Dhingra, Wakil Presiden Eksekutif Layanan Jaringan di NTT Ltd. Memandang masih ada kesenjangan yang terlalu besar antara apa yang dibutuhkan karyawan dan apa yang disediakan oleh perusahaan.

“Terlalu sering kita melihat strategi kerja hybrid yang berfokus pada satu jenis model kerja, padahal karyawan menginginkan fleksibilitas dalam bekerja dengan cara yang tepat bagi mereka,” ujarnya.

“Sangat positif melihat bahwa 73 persen perusahaan setuju bahwa kerja hybrid dan kerja jarak jauh telah mendorong investasi mereka dalam hal mobilitas selama dua tahun terakhir untuk meningkatkan fleksibilitas, namun masih banyak yang perlu dilakukan untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan EX. Hal ini terutama karena karyawan yang puas dan terlibat 66 persen lebih berpotensi memberikan layanan luar biasa kepada pelanggan,” ungkap Dhingra.

Selain pekerjaan hybrid, EX juga dipengaruhi oleh peningkatan AI, sebuah teknologi baru yang menjadi pendorong nomor satu untuk pengalaman pelanggan (CX) masa depan dan strategi EX.

Sementara antarmuka AI akan menjadi standar bagi 4 dari 5 perusahaan dalam 12 bulan ke depan. Meskipun demikian, 87 persen perusahaan setuju bahwa peran manusia tetap menjadi elemen penting dalam berinteraksi dengan pelanggan.

“Temuan laporan NTT mencerminkan lanskap kerja yang dinamis saat ini, termasuk era kerja hybrid yang lebih permanen dan fokus pada keterlibatan karyawan,” kata Sheila McGee-Smith, President & Principal Analyst, McGee-Smith Analytics.

“Adopsi AI terus berkembang, didorong oleh hasil bisnis nyata yang dibawa oleh teknologi AI yang revolusioner. Perusahaan sedang mencari panduan tentang bagaimana memanfaatkan semua yang dapat ditawarkan oleh AI demi keberhasilan dalam mendominasi pasar sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan karyawan,” tuturnya.

Untuk membaca laporan lengkapnya, silakan kunjungi: https://services.global.ntt/en-us/campaigns/2023-global-employee-experience-trends-report

Tentang NTT Ltd.

Sebagai bagian dari NTT DATA, penyedia layanan teknologi informasi (TI) bernilai USD 30 miliar, NTT Ltd. adalah perusahaan infrastruktur dan layanan TI terdepan yang melayani 65 persen dari Fortune Global 500 dan lebih dari 75 persen dari Fortune Global 100.

Kami meletakkan fondasi bagi ekosistem jaringan edge-to-cloud perusahaan, menyederhanakan kompleksitas beban kerja mereka di seluruh lingkungan multicloud, dan berinovasi di edge lingkungan TI mereka yang mempertemukan jaringan, cloud, dan aplikasi.

NTT Ltd. menawarkan infrastruktur yang disesuaikan dan memastikan praktik terbaik yang konsisten dalam desain dan operasi di semua pusat data kami yang aman, dapat diskalakan, dan dapat disesuaikan.

Dalam perjalanan menuju masa depan yang didominasi oleh teknologi software, NTT Ltd. mendukung perusahaan dengan layanan infrastruktur berbasis platform kami.

NTT Ltd. memungkinkan terciptanya masa depan yang terhubung. Kunjungi kami di services.global.ntt. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *