Beranda Daerah Breaking News Kejari Kabupaten Tangerang Tetapkan Dua Orang Tersangka Penyimpangan Bansos PKH

Kejari Kabupaten Tangerang Tetapkan Dua Orang Tersangka Penyimpangan Bansos PKH

TANGERANG, KabarXXI.Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan dua orang tersangka pelaku penyimpangan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang, Bahrudin mengatakan, kedua orang tersangka yang ditetapkan tersebut berinisial DKA dan TS. Keduanya merupakan pendamping Desa Sodong, Desa Tapos, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa.

“Keduanya melakukan modus dengan memotong dan mencairkan ATM penerima manfaat di BRI link, pada tahun 2018 dan 2019 lalu. Kedua tersangka akan dilakukan penahanan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang,” ujar Bahrudin, Kamis, 29 Juli 2021.

Bahrudin mengatakan, dari ribuan saksi yang diperiksa penyidik, dan alat bukti yang dikumpulkan, kedua tersangka terindikasi kuat melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan pemotongan bantuan yang diberikan kepada warga miskin. Padahal bantuan tersebut seharusnya diterima utuh oleh penerima yang merupakan warga miskin di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Perluas Pelayanan, LQ Indonesia Lawfirm Buka Cabang ke-3 di Jakarta Barat

“Untuk sementara kami tahan dua orang dahulu. Kita akan proses karena ini jelas merugikan rakyat miskin, dan merupakan efek jera bagi pendamping PKH yang lainnya,” terang Bahrudin.

Baca Juga :  Disomasi Natalia Rusli, Korban M Tantang Silahkan Proses Hukum

Terpisah, Ketua Umum LSM Gerhana Indonesia, Inuar Gumay mengatakan, mengapresiasi kinerja Kejari Kabupaten Tangerang. Namun Ia menyayangkan Kejari hanya menetapkan tersangka sebatas pendamping PKH saja.

“Padahal yang diperiksa sebagai saksi ada 3.500 KPM se-Kecamatan Tigaraksa. Namun, kami sebagai aktivis di Kabupaten Tangerang tetap memberikan aprisiasi yang tinggi kepada Kejari Tigaraksa. Karena, perbuatan oknum pendamping PKH sudah mencoreng Pemerintahan di saat situasi sulit di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini masih berani menyalagunakan bantuan Bansos PKH,” ujarnya.

Baca Juga :  37 Ribu Hektar, Prediksi Luasan Lahan Musim Tanam Ketiga di Provinsi Banten

“Kami berharap agar penyimpangan lain selain PKH diusut juga, karena disinyalir masih terdapat oknum yang bermain di Bansos ini, baik di program PKH, maupun program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan program-program bansos lainnya,” tutupnya.

Reporter: Reno

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !