Beranda Daerah Motif Dendam, Ustadz Arman Tangerang Dibayar 60 Juta

Motif Dendam, Ustadz Arman Tangerang Dibayar 60 Juta

Jakarta, Kabarxxi.com – Pelaku eksekutor dan inisiator dari penembakan paranormal di Pinang, Kota Tangerang, Ustadz Arman berhasil ditangkap Tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Polda Metro Jaya pada Sabtu malam (18/9/2021) lalu.

Inisiator atau Aktor intelektual tersebut adalah H. Matum (42) dengan membayar orang suruhan (pembunuh bayaran).

Ia dendam terhadap korban Arman sebab telah melakukan persetubuhan dengan istrinya saat memasang susuk dengan paranormal tersebut di tahun 2010 lalu.

“Sebenarnya dendam pelaku sudah sempat mereda di 5 tahun terakhir, namun bangkit kembali setelah mengetahui dan menduga kuat kakak kandungnya juga menjadi korban paranormal ini,” jelas Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Mapolda. Selasa, (28/9/2021).

Lanjut Tubagus, senjata api yang digunakan oleh kedua eksekutor Kusnadi Dwi Handoko alias Bram (28) berasal dari Matum berikut Don’t Payment (DP) upah sebesar Rp. 35 Juta dari perjanjian Rp. 60 Juta. sisanya dibayarkan setelah eksekusi dilakukan.

Baca Juga :  Data Tenaga Honorer Papua Sudah Diserahkan ke Kemenpan-RB dan BKN

“Pelaku menembak korban dari jarak 2 meter, hingga proyektil peluru tembus mengenai pintu rumah korban, Saripudin sebagai joki atau pilot motor menunggu tidak jauh dari lokasi penembakan,” ungkapnya.

Pelunasan biaya eksekusi dipenuhi Matum dengan membelikan handphone hingga total pembayaran Rp. 60 Juta kepada para pelaku eksekutor.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Diduga Sengaja Menghilangkan BAP Tersangka

“M ditangkap di wilayah Serang Banten, sedangkan K dan S di tangkap di wilayah Pandeglang saat akan melarikan diri ke pulau Sumatera,” katanya.

Dalam pengungkapan kasus, Tubagus mengatakan ini adalah kerja dari tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Tangerang kota.

Baca Juga :  Kapolres, Dandim dan Forkopimda Lebak Pantau Pospam Ops Lilin Kalimaya 2020

Dari Polda diturunkan Subdit Jatanras dan Subdit Resmob serta Satreskrim Polres Metro Tangerang kota.

“Kasus ini minim saksi sebab pada saat peristiwa berlangsung tidak ada saksi yang melihat secara langsung. Di lokasi hanya didapati proyektil peluru yang tembus merusak pintu rumah korban,” tutur Tubagus.

Lanjut Dia, dengan minimnya saksi bukan hal yang mudah untuk mengungkap tersangka.

“Barang bukti yang diruntut di lokasi berupa CCTV dan analisa setiap peristiwa pembunuhan yang dikaji, adalah tentang motifasi kenapa orang ini perlu dibunuh ?,” tukasnya. (Wdy)

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !