Beranda Opini Opini: Kyai Ma'ruf Amin dan Konstelasi Politik Menuju Pilpres 2024

Opini: Kyai Ma’ruf Amin dan Konstelasi Politik Menuju Pilpres 2024

Jakarta, kabarxxi.com– Isu yang berkembang terkait posisi KH. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden mengingatkan kita akan peristiwa tahun 354 SM dimana Negara Zhao di Tiongkok mendapat serangan dari Negara Wei. Untuk membantu Negara Zhao, seorang penasihat militer Negara Qi, Sun Bin, menerapkan setrategi “Serang titik lemah lawan untuk memenangkan pertempuran”.

Sun Bin menyarankan agar tidak menyerang tentara Wei secara langsung di negara Zhao, karena disanalah pusat kekuatan musuh terkonsentrasi. Sebaliknya dia menyarankan agar menyerang negara Wei terutama ibu kotanya, Da Liang, karena di situlah titik lemahnya.

“Sebaiknya hindari berhadapan langsung dengan musuh yang berkuatan penuh. Pecahlah mereka menjadi beberapa titik konsentrasi dan serang di titik yang lemah, “begitu saran Sun Bin kepada panglima perang Negara Qi. Atas saran tersebut, Jenderal perang Tian Ji  memimpin 8000 pasukan mengepung Negara Wei.

Mendapat laporan bahwa Negara mereka diserang, tentara Wei yang dipimpin Pang Juan dengan terburu-buru segera kembali untuk menyelamatkan negaranya. Namun, pada saat yang bersamaan, sebagian tentara Qi sudah menunggu di sepanjang jalur yang akan dilalui oleh tentara Wei. Saat tentara Wei melewati jalur ini, mereka dijebak dan dikalahkan tentara Qi.

Baca Juga :  Tanpa Prosedur, Disdik Pelalawan Keluarkan Surat Rekomendasikan Cerai Guru PNS

Hari ini Presiden Joko Widodo sedang sedang berkosentrasi untuk mengatasi penyebaran Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Di saat pemerintah mengerahkan sumber daya untuk mengatasi pandemi Covid-19, sekelompok orang memanfaatkan situasi dengan menyerang KH. Ma’ruf Amin yang menjabat sebagai Wakil Presiden.

Tujuan serangan ini jelas untuk mendelegitimasi posisi Kyai Ma’ruf Amin dengan cara mendiskreditkan peran sebagai Wapres dan mengadu domba dengan Presiden Joko Widodo.

Benarkah Kyai Ma’ruf Amin Lemah ?

Baca Juga :  Pengamat: Membaca Capres-Cawapres 2024

Kyai Ma’ruf Amin dianggap sebagai titik lemah dalam pemerintahan Jokowi periode kedua ini. Opini ini sudah dihembuskan jauh hari sejak Jokowi memilih mantan Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) sebagai pasangan calon wakil presiden tahun 2019. Kyai Ma’ruf Amin digambarkan sebagai sosok pelengkap saja yang dimanfaatkan Jokowi untuk memenangkan pertarungan politik pemilu presiden.

Opini ini jelas keliru dan salah besar. Kyai Ma’ruf Amin adalah tokoh besar yang memiliki latar belakang kuat secara politik maupun sosial kemasyarakatan. Kyai Ma’ruf Amin adalah sosok ulama kharismatik, ahli fiqh Indonesia yang memiliki gelar profesor dan guru besar pada bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Baca Juga :  Pilihan Presiden 2024, Kami Tidak Ada Urusan Lagi dengan Prabowo

Keahliannya dalam ilmu agama, mengantarkan Kyai Ma’ruf Amin hingga menyandang dua jabatan yang sangat penting, yakni Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais ‘Aam Nahdlatul ‘Ulama. Saat di MUI, Kyai Ma’ruf Amin mengeluarkan 25 fatwa tentang ekonomi syariah sejak 2015. Di antaranya, terkait Pedoman Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan Prinsip Syariah, Pedoman Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan Syariah, hingga soal Uang Elektronik Syariah. Dari sini, Kyai Ma’ruf Amin sering mendapat julukan kehormatan sebagai Bapak Ekonomi Syariah Indonesia.

Bukan rahasia umum lagi bahwa, Kyai Ma’ruf Amin merupakan keturunan dari Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani. Ma’ruf Amin merupakan cicit Syaikh Nawawi, ulama besar asal Banten yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram di Mekah, Saudi Arabia.

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !