Beranda Jakarta Pakar Hukum Dr. Dwi Seno Wijanarko Angkat Suara Soal Kriminalisasi Ibu Bhayangkari...

Pakar Hukum Dr. Dwi Seno Wijanarko Angkat Suara Soal Kriminalisasi Ibu Bhayangkari oleh Oknum Polresta Manado

Jakarta, kabarxxi.com – Nina Muhammad, warga Kota Manado, seorang istri anggota Polri atau yang lazim disebut sebagai Ibu Bhayangkari, diduga kuat dikriminalisasi dan diperlakukan diskriminatif hukum di Polresta Manado, Polda Sulawesi Utara.

Ibu Bhayangkari, yang merupakan anggota PPWI, ini mengadukan nasibnya ke Sekretariat Dewan Pengurus Nasional PPWI, di bilangan Slipi-29, Jakarta Barat, Rabu (16/6/2021).

Usai mendengarkan penuturan korban kriminalisasi serta menelaah beberapa dokumen dan data yang disampaikan oleh Nina Muhammad, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, langsung menggelar konferensi pers  terkait kasus tersebut.

Harapannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo akan memberikan perhatian dan kepedulian terhadap anggota keluarga besar Polri, Ibu Bhayangkari Nina Muhammad, yang sedang menghadapi perlakuan buruk oleh anak buahnya di Polda Sulut dan Polresta Manado.

Di tempat terpisah Dr. Dwi Seno Wijanarko, S.H., M.H., CPCLE Ahli Pidana yang menjabat sebagai Wakil Ketua I STIH Painan saat dimintai pendapat hukum nya oleh pewarta warta sidik dikantornya menyampai kan ada pelanggaran hukum yang diterapkan oleh Penyidik yg menangani kasus a qou.

“Penerapan hukum pidana harus dilaksanakan dengan benar sesuai aturan hukum yang berlaku. Aturan SP3 diatur dalam Pasal 7 ayat (1) huruf i jo. Pasal 109 ayat (2) KUHAP,” katanya.  

Baca Juga :  Diduga Kuat, Ibu Bhayangkari Ini Dikriminalisasi oleh Oknum Polresta Manado

Adapun Alasan-alasan dilakukannya penghentian penyidikan yang terdapat dalam Pasal 109 ayat (2) KUHAP yaitu:

Baca Juga :  Ketua DPD RI Minta Komite III Kawal Persoalan PMI Ilegal

a.    tidak terdapat cukup bukti, yaitu apabila penyidik tidak memperoleh cukup bukti untuk menuntut tersangka atau bukti yang diperoleh penyidik tidak memadai untuk membuktikan kesalahan tersangka.  

b.    peristiwa yang disidik oleh penyidik ternyata bukan merupakan tindak pidana

c.    penyidikan dihentikan demi hukum

Akan tetapi sepanjang adanya temuan baru/ novum  maka penyidik dapat membuka kembali serta melanjutkan kasus tersebut.  

“Oleh karenanya, saya menyerukan bahwa penyidik yang menangani pelaporan Ibu Nina Muhammad Haruslah obyektif menerapkan hukum dengan adil,” lajutnya.

“Selanjut nya saya sebagai ahli pidana sangat menyayangkan terhadap dibatasinya hak Ibu Nina yang tidak di perkenankan menghadirkan Saksi Ahli Pidana. Pasal 1 angka 28 KUHAP sangat jelas menjelaskan “keterangan ahli” adalah keterangan yang diberikan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan,” paparnya.

Saksi ahli pidanapun sudah jelas diatur pasal 184 KUHAP.  Bagaimana mungkin penyidik tidak mengerti itu.  Ini sudah jelas adanya diskriminasi yang dengan sengaja dilakukan oleh oknum penyidik,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga di Solear Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Harapan saya kepada penegak hukum, jadikan ‘equality before of the law’ harus terang dan nyata direalisasikan dan menjujung tinggi nilai nilai HAM. Jangan hanya menjadikan hukum sebagai alat dan kepentingan belaka.  Kapori harus mengambil sikap tegas untuk mensaksi anggotanya yang melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum jelas,” Dr. Seno.

Bagaimana tanggapan anda?
+1
1
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

PANTAU TERUS !