Beranda Daerah Breaking News Pasca Pembubaran Kerumunan Massa Komunitas Sound System, Polres Lumajang Gelar Konferensi Pers

Pasca Pembubaran Kerumunan Massa Komunitas Sound System, Polres Lumajang Gelar Konferensi Pers

LUMAJANG, KabarXXI.Com – Polres Lumajang menggelar Konferensi Pers terkait hasil pembubaran kerumunan massa yang dilakukan Komunitas Sound System oleh Petugas Gabungan di Jalan Lintas Selatan (JLS) Jembatan Selowangi, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, yang terjadi pada Minggu, 09 Mei 2021.

Kegiatan Konferensi Pers digelar di Halaman Mapolres Lumajang, Senin, 10 Mei 2021, pukul 17.00 Wib.

Konferensi Pers dipimpin langsung oleh Wakapolres Lumajang, Kompol Kristiyan B.Martino didampingi oleh Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo; Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho; dan Paursubbaghumas Bagops Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta PW.

Wakapolres Lumajang, Kompol Kristiyan mengatakan, kejadian yang terjadi di JLS tepatnya di sekitar Jembatan Selowangi pada Minggu, 09 Mei 2021, pukul 03.00 hingga 07.00 Wib, warga yang saat itu hadir pada acara konferensi pers, yaitu pemilik kendaraan yang bersound.

“Mereka mengikuti kegiatan itu dari undangan salah satu komunitas di facebook. Ada juga di youtube yang mengajak cek sound di lokasi tersebut,” tutur Kompol Kristiyan.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Tiga Pabrik Petasan di Mojokerto, Ribuan Petasan Siap Edar Diamankan

Saat itu, kata Wakapolres, banyak anak-anak muda datang di lokasi tersebut untuk melihat. Polsek Pasirian dan Polsek Tempeh mendengar informasi tersebut langsung datang ke lokasi tersebut untuk melakukan pembubaran karena menimbulkan kerumunan.

“Kita tahu bahwasanya sekarang kita masih prihatin. Walaupun Lumajang dalam zona kuning, kita tidak boleh lengah, tetap lakukan Protokol Kesehatan dan hindari kerumunan. Karena kita tidak tahu ada yang terpapar atau tidak,” tegas Wakapolres.

Baca Juga :  Larangan Mudik Dilonggarkan, Boleh Pakai Mobil Pribadi Tapi Ada Syaratnya

Lebih lanjut Wakapolres menjelaskan, saat itu ada 37 orang warga, 29 diantaranya adalah pemilik sound system, 8 diantaraya adalah operator yang mengoperasikan, dan kendaraan yang diamankan sebanyak 25 kendaraan, 15 diantaranya berjenis truck, 9 kendaraan jenis pick up dan satu lagi kendaraan modif menggunakan mesin diesel.

“Saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap warga tersebut. Setelah pemeriksaan ini, mereka diperbolehkan pulang. Kami masih tetap menajalankan pemeriksaan Protokol Kesehatan sebaimana yang sudah diviralkan di media sosial,” tambah Kompol Kristiyan.

Baca Juga :  Tribe Accelerator Raih Investasi dari Anak Usaha Bank Mandiri

Pamen berpangkat melati satu ini menerangkan bahwa untuk kendaraan dikenanakan UULAJ tentang tata cara angkutan dan dilakukan tilang. Untuk warga yang setelah diperiksa akan dipulangkan, tidak dilakukan penahanan, namun pihaknya masih berupaya tentang siapa yang menginisiasi.

“Terkait siapa yang menginisiasi masih dalam proses, nanti kita sampaikan kembali,” pungkas Kompol Kristiyan.

Pihaknya berharap dengan kejadian kemarin tidak menambah terkonfirmasi positif Covid-19 di Lumajang yang saat ini sudah zona kuning.

“Untuk mobil bersound kita sudah berkali-kali menerima keluhan dari warga. Mungkin hal biasa membangunkan warga saat sahur. Namun saat ini warga merasa resah dan menyampaikan agar mobil bersound ini tidak beroperasi karena mengganggu kenyamanan selama bulan Ramadhan, Saat ini sudah ada alat komunikasi seperti jam weker,” jelas Wakapolres.

Kompol Kristiyan juga menyampaikan, bahwa di Polsek-polsek juga sudah dipasang larangan mobil bersound selama ibadah Ramadhan untuk kenyamanan warga.

Reporter: Joker

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

PANTAU TERUS !