Beranda Nasional Penghapusan Jalur PNS bagi Guru Dinilai Jadi Ancaman Kualitas Pendidik

Penghapusan Jalur PNS bagi Guru Dinilai Jadi Ancaman Kualitas Pendidik

JAKARTA, KabarXXI.Com – Rencana pemerintah menghapus jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi guru dalam rekruitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dikhawatirkan akan menurunkan kualitas dan kuantitas guru di masa depan.

“Rencana penghapusan jalur CPNS bagi guru harus ditolak. Kami menilai kebijakan ini dalam jangka panjang akan menurunkan kualitas dan kuantitas guru di Tanah Air,” kata Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, seperti dilansir dari Kompas.com, Senin, 04 Janauri 2021.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN ada perbedaan mendasar antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Muhaimin menjelaskan, dalam aturan tersebut, PNS setelah diangkat hanya akan berhenti jika sudah memasuki usia pensiun, meninggal, pensiun dini, atau tidak cakap jasmani dan rohani.

Sedangkan bagi PPPK, kata Muhaimin, aturan pengangkatan dan proses mempekerjakan dilakukan dengan perjanjian kontrak sesuai jangka waktu yang ditetapkan.

“Jika dalam jangka waktu kontrak yang ditetapkan telah selesai, maka PPPK bisa begitu saja diberhentikan,” ujarnya.

Kondisi ini, kata Muhaimin, bisa menurunkan minat generasi muda di Tanah Air untuk memilih profesi sebagai seorang pendidik. Bagaimanapun, seorang profesional juga membutuhkan jaminan kesinambungan atas profesi yang mereka geluti, termasuk para pendidik.

Baca Juga :  Guru Tidak Lagi Diangkat Lewat CPNS di Tahun 2021

Menurut Muhaimin, jika jaminan kesinambungan pekerjaan tersebut tidak bisa diberikan oleh satu bidang profesi, bisa dipastikan akan dapat menurunkan jumlah peminatnya.

“Kita sering kontradiktif, satu sisi berharap para guru kita profesional saat mendidik anak-anak, namun di sisi lain kita sering memperlakukan mereka secara tidak profesional,” pungkasnya.

Baca Juga :  15 Saksi Baru dari Lokasi Penembakan 6 Laskar FPI Diperiksa Bareskrim Polri

“Kita hanya berharap pengabdian dari mereka, tanpa berusaha secara sungguh-sungguh mengangkat harkat dan martabat mereka,” kata dia.

Mantan Menteri Tenaga Kerja ini menilai, alasan pemerintah jika sistem PPPK akan memperbaiki distribusi guru di Indonesia tentu tidak bisa diterima begitu saja.

Menurutnya, status PNS dan PPPK tidak akan menjadi kendala untuk mendistribusikan guru secara merata, jika pemerintah tegas dengan aturan main terkait penempatan dan pemindahan tempat kerja para guru.

“Kalau berasumsi bahwa PPPK akan bisa lebih mudah diatur karena sewaktu-waktu bisa diberhentikan jika tidak taat terhadap aturan penempatan atau pemindahan lokasi kerja, kenapa asumsi itu tidak bisa diterapkan di PNS,” ucapnya.

Baca Juga :  Temui Kasubdit IV Tipideksus Bareskrim, Wilson Lalengke Minta Polri Bekerja Promoter

“Distribusi ASN itu tidak ada kaitanya dengan status PNS atau PPPK, tetapi lebih kepada penegakan aturan main yang ada,” ucapnya.

Ketua Umum DPP PKB ini berharap, pemerintah dapat memberikan guru kesempatan yang sama mengikuti seleksi ASN baik dari jalur PNS maupun PPPK.

Menurutnya, keinginan pemerintah agar di masa depan ASN sebagian besar terdiri dari PPPK, baiknya dikaji lebih dalam lagi.

Kajian tersebut, kata Muhaimin, bisa meliputi peta kebutuhan ASN, standar kompetensi yang dibutuhkan, hingga bidang-bidang apa saja yang layaknya diisi ASN dari jalur PNS atau PPPK.

“Mengubah postur aparatur negara dan melakukan reformasi birokrasi tidak mudah. Butuh kajian mendalam dan sosialisasi yang masif sebelum benar-benar diputuskan, sehingga tidak malah memicu kegaduhan publik,” kata dia.

Editor: Mansar

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

PANTAU TERUS !