Beranda Internasional Pengikut Suu Kyi Terus Ditangkapi Militer Myanmar

Pengikut Suu Kyi Terus Ditangkapi Militer Myanmar

Myanmar, Kabarxxi.com – Militer Myanmar terus melakukan penangkapan terhadap para pengikut Aung San Suu Kyi dan elemen-elemen pro demokrasi lainnya.

Padahal Amerika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah berkoar-koar melakukan kecamanan dan ancaman terhadap Militer Myanmar yang melakukan kudeta.

Militer Myanmar tak bergeming dan terus terus melakukan penangkapan terhadap elemen-elemen demokratis di negara tersebut, khususunya pengikut Suu Kyi.

Kabar terbaru seperti dilaporkan Reuters, Anggota senior Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, Win Htein ditangkap rezim militer Myanmar.

Eks tahanan politik yang puluhan tahun berkampanye untuk menghentikan kekuasaan militer itu mengatakan kepada Reuters bahwa dia dijemput oleh petugas polisi dengan mobil dari Yangon menuju ibu kota Naypyidaw.

Baca Juga :  Hilang Misterius, Jack Ma Diprediksi Akan Masuk Penjara atau Dibunuh

Pria 79 tahun itu tidak menyebutkan tuduhan apa yang ia hadapi.

“Kami terus-terusan diperlakukan buruk. Saya tidak pernah takut dengan mereka, sebab saya tidak melakukan kesalahan seumur hidup saya,” katanya melalui telepon, Jumat (5/2/2021).

Diketahui, menjelang penangkapannya, Win Htein mengatakan kepada media lokal berbahasa Inggris bahwa kudeta militer “tidak bijaksana”, dan para pemimpinnya “telah membawa (negara) ke arah yang salah”.

“Setiap orang di negara ini harus menentang sebanyak mungkin tindakan yang mereka upayakan untuk membawa kita kembali ke titik nol dengan menghancurkan pemerintah kita,” katanya kepada Frontier Myanmar setelah kudeta tersebut.

Baca Juga :  Channel Youtube Berbendera Malaysia Hina Lagu Indonesia Raya
Baca Juga :  Pindah ke Telegram Diserukan Warganet Lantaran Kecewa Privasi Baru WhatsApp

Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint ditangkap sejak hari Senin (1/2), ketika dijatuhkan oleh militer atas nama penyimpangan dalam pemilu November lalu.

Suu Kyi menghadapi tuduhan telah mengimpor enam radio walkie-talkie secara ilegal, seperti yang ditunjukkan dokumen kepolisian.

Dewan Keamanan PBB pada Kamis menyerukan pembebasan Aung San Suu Kyi dan tahanan lainnya dan menyatakan prihatin dengan situasi di Myanmar.

Badan tersebut menghentikan sesaat kecaman kudeta, yang menghentikan transisi panjang menuju demokrasi.

Menurut Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) Myanmar, sekitar 147 orang ditangkap sejak kudeta, termasuk para pegiat, anggota dewan dan pejabat dari pemerintahaan Aung San Suu Kyi.

Baca Juga :  Gerakan Mobil Mogok Cara Protes Warga Myanmar Anti Kudeta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

Ibu di Ngawi Mesum Dengan Pacar Putrinya, Pelaku Pria Ditangkap

Ngawi, Kabarxxi.com - Heboh video seorang ibu di Ngawi berinisial SW (48) berbuat mesum dengan pria berinisial AGR (29), yang merupakan pacar...

PANTAU TERUS !