Beranda Breaking News Sebanyak 12 Lembaga PKBM Jayapura Lakukan Kegiatan Penutupan Ujian Pendidikan...

Sebanyak 12 Lembaga PKBM Jayapura Lakukan Kegiatan Penutupan Ujian Pendidikan Kesetaraan di Damohaley Distrik Sentani Timur

Foto bersama Peserta UPK dengan Para Nara Sumber, di PKBM Dabohaley, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis 28/04/2022

JAYAPURA, KabarXXI.Com -Sebanyak 12 Lembaga Pusat Kegiatan Belajar masyarakat Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, lakukan kegiatan Penutupan Ujian Pendidikan Kesetaraan, UPK tersebut digelar oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Damohaley yang dilaksanakan di Jl. Kalkhote Distrik Sentani Timur, Kamis (28/04/22).

Hal tersebut disampaikan Ketua PKBM Kabupaten Jayapura, sebagai Ketua PKBM Dabohaley, Yonatan Onge, “Puji Tuhan Kegiatan UPK Yang dijalankan oleh PKBM Dabohaley Distrik Sentani Timur itu sudah dimulai sejak tahun 2000 hingga sampai saat ini sudah berusia 22 Tahun dan untuk 22 tahun PKBM Dabohaley Menggunakan ruangan khusus yang digunakan ini sejak tahun 2002 dengan satu ruangan kelas yang dibiayai oleh DAU Tahun 2020,” Ujarnya.
Lanjutnya, dan akhirnya tahun 2020 banyak anggaran-anggaran yang diperuntukkan untuk kegiatan PON dan Covid 19 tapi Pemerintah Kabupaten Jayapura serius membangun sehingga kami dapat menuntaskan masyarakat putus sekolah di Kabupaten Jayapura Khususnya di Distrik Sentani Timur yang mengikuti dengan sasaran warga belajar bukan di Distrik Timur saja tetapi di seluruh Provinsi Papua,” Ujarnya.

Lanjutnya, mereka datang dari Kabupaten Mimika, mereka datang dari berbagai-bagai Kabupaten Provinsi Papua, untuk mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan yang disingkat (UPK). yang pada saat ini yang mengikuti Ujian data nominal sementara khusus untuk Paket C. 40 peserta dan pada akhirnya setelah data nominal menetapkan Paket C keluar itu sebanyak 34 Peserta dan kemudian yang mengikuti ujian itu 16 peserta”, imbunya.
Dan lanjut, untuk Paket B data nominal sementara 40 tetapi yang mengikuti ujian 15 peserta sedangkan untuk paket A di data nominasi sementara 20 setelah di usulkan dengan berbagai berkas-berkas di cek dan akhirnya nominasi tetap keluar dengan jumlah peserta 13 yang ikut ujian sementara sehingga mulai dari Paket A, Paket B dan Paket C semua yang mengikuti ujian ada 40 peserta’’, ujar Yonatan.

Peserta Didik
Peserta Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) PKBM Dabohaley

Selanjutnya, sekarang pada hari ini mereka senang, bergembira mengadakan acara penutupan kegiatan Ujian pendidikan Kesetaraan pada hari ini tanggal 28 April 2022 yang walaupun tidak ada biaya tetapi mereka bergembira membawa makanan konsumsi dari tempat tinggal mereka dan mereka pakai mobil dan akhinya kita makan bersama-sama dengan kita berdoa dan akhirnya kegiatan untuk tahun ajaran 2021/2022 khusus untuk kelas 12 paket C kelas 9 Paket B dan Kelas 6 Paket A tutup pada hari ini dan kami akan lanjutkan dengan kelas paket C dan B untuk mengikuti ujian sekolah untuk kenaikan kelas”.

Selanjutnya, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Tinus Doi, disampaikan bahwa, Ujian paket C itu sudah berjalan 1 minggu Jadi bagi bapak/ibu saudara/Saudari yang ikut Ujian Paket C Itu tidak usah berpikir yang lain-lain karena bapak/ibu sudah setara dengan pendidikan formal. Ijasah itu penting karena sekolah itu tidak membatasi usia, kalau malu bertanya pasti sesat di jalan tapi kalau kita bertanya pasti ada jalan keluar’’. Ujarnya.

lanjut Tinus, sehingga lembaga PKBM di kabupaten Jayapura itu berjumlah 24 Lembaga PKBM, tapi yang aktif hanya 12 Lembaga PKBM yang diselenggarakan ujian di Tahun 2022 ini. Ada satu lembaga di Demta, ada 2 lembaga di Nimbogran, sekitar Jayapura ini mulai dari Distrik Sentani Timur sampai dengan Sentani Kota itu ada 9 lembaga PKBM Sampai di Doyo distrik Waibu itu ada 3 Lembaga PKBM, tapi 2 tidak di laksanakan hanya 1 yang ikut dilaksanakan Ujian Tahun ini”, Ujarnya.

Selanjutnya, Tinus sampaikan pesan bahwa bapak/ibu yang sudah mengikuti Ujian Paket C ini jangan Kecil hati kalau sudah hadir dan kerjakan soal-soal berarti pasti akan lulus. Ijasah paket C itu bisa terjun ke masyarakat, tapi usia 23 ke atas itu masih mau Kuliah Silahkan, karena itu saya sudah sampaikan bahwa pendidikan itu tidak membatasi usia, ada kemauan ada jalan jadi demikian supaya lanjutkan pendidikan itu apa yang menjadi cita-cita, kerinduan bapak/ibu demi masa depan keluarga, bangsa dan Negara. tamat SMA itu sama dengan bapak/ibu/sdr selesaikan paket C”, ujarnya.

Selanjutnya, “Yang berikut itu Ujian paket B ini juga sama itu sudah setara dengan SMP kalau usia masih 15-19 ke atas itu bisa masuk di SMA bisa dilanjutkan tidak ada hambatan lagi dulu boleh tapi sekarang tidak itu sudah setara dengan SMP, Berarti usia sekolah itu 17 keatas itu masuk SMA silahkan bisa daftar untuk lanjutkan di pendidikan formal. Atau 2 tahun kemudian baru mau daftar paket C lagi silahkan sambil kerja-kerja mungkin tunggu tahun depan 2/3 tahun lagi daftar lagi bisa lanjutkan mengikuti ujian paket C.” ujarnya.

Yang berikut itu Paket A berlaku tgl. 25 April 2022 kemarin sampai dengan hari ini itu juga sama dengan ujian SD, ujian SD itu mulai tanggal 25 dan berakhir hari ini, dan Ujian SMP juga mulai tgl. 19 itu mulai. Yang tamat SD akan ikut di Paket A itu juga sama, kalau Usia masih diatas 6,7,8 dan 10 keatas itu masih 10 keatas 12 atau 13 itu masih masuk SMP tidak papa usia masIh bisa jadi untuk mau lanjut silahkan masuk SMP supaya lanjutkan lagi di pendidikan formal”, Ujarnya.

Hari ini seluruh kegiatan itu berlangsung bapak/ibu yang sudah ikut semua dari Paket C, Paket B, sampai dengan Paket A itu tadi pak ketua PKBM Kab. Jayapura sudah sampaikan bahwa yang ikut itu kita bersyukur karena kita bisa mendapatka Ijasah. Kalau ijasah sudah pengang kita tidak tahu rencana Tuhan berbeda-beda kepada setiap orang, jika Tuhan berkehendak Bpk/ibu jadi Pilot, atau bpk/ibu jadi Polisi/TNI semua garis tangan bapak/ibu yang menentukan nasib anda. Enta besok mau jadi apa tapi jangan kita lupa bahwa Tuhan itu yang memberikan Hikmat,kekuatan, kesehatan,hikmat untuk kita pu hidup”.

Selanjutnya, harapan yang disampaikan oleh Kepala Distrik Sentani Timur yang mewakili, Ibu Maria Rumele, sebagai Kasubag umum dan kepegawaian Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. “Dengan adanya kegiatan ini kami atas nama Kepala distrik menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan yang ada disini, dan untuk pendidikan ini sangat membantu mayarakat yang putus sekolah mungkin tidak ada biaya yang melanjutkan sekolah tapi dengan adanya penddikan PKBM ini sangat membantu masyarakat, kalau bisa merespon kepada pemerintah untuk mendukung dalam pendidikan PKBM ini yang mungkin program-program pembangunan dan juga semua hal-hal yang dalam pembiayaan untuk sampai kapan sekolah ini bisa pemerintah perhatikan juga untuk membantu kepada masyarakat yang sekolah anak-anaknya putus sekolah bisa melanjutkan pendidikan disini dan Ijasah yang terakhir sangat di akui sama dengan Pendidikan yang formal.

“Jadi harapan kami buat semua pihak bisa menunjang untuk pendidikan ini,” pungkasnya. (SEM/Red)

Bagaimana tanggapan anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !