Beranda Ekonomi Setelah Dugaan Polda Metro Jaya Sarang Mafia Hukum, Viral Tagar Percuma Lapor...

Setelah Dugaan Polda Metro Jaya Sarang Mafia Hukum, Viral Tagar Percuma Lapor Polisi, Mahfud: Kepercayaan Masyarakat Pada Polri Turun Drastis

Jakarta- kabarxxi.com – Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm, Sugi mengungkap praktek oknum Polda Metro Jaya Subdit Fismondev. Salah satu klien kami korban Kresna Sekuritas, sudah keluar banyak uang, penyidik dan kanit minta uang untuk ongkos jalan- jalan ke Kalimantan, untuk hotel dan uang saku puluhan juta, katanya untuk biaya transport pengurusan kasus kami.

Kronologis Singkat

Korban A, J dan C dirugikan oleh Kresna Sekuritas sejumlah 58 milyar rupiah lalu menghubungi LQ di Hotline 0817-489-0999 dan memberikan kuasa lalu korban melapor ke Polda Metro Jaya dengan LP # 4834 / VIII/ YAN 2.5/ 2020/ SPKT PMJ Tanggal 14 Agustus 2020 dengan Terlapor Michael Steven, Inggrid, Oktavianus Budianto, Jimmy Nyo dan Dewi Ria Juliana. LP tersebut jatuh ke Subdit Fismondev dan ditangani Unit 4.

Korban A menceritakan, awal LP kasus di tangani dengan cepat setelah Polda meminta puluhan juta untuk biaya transport katanya, hotel, pesawat dan uang saku dan kami berikan.

“Namun terjadi pergantian Kanit dan LP mandek. Ketika saya tanyakan kuasa hukum, kami ditunjukkan wa penyidik ke kuasa hukum kami bahwa di minta untuk menghadap kanit baru dan koordinasi lagi. Saya bingung, koordinasi apa? Mestinya ada surat panggilan pemeriksaan jika sesuai proses hukum, bukan dipanggil menghadap dan koordinasi,” keluhnya.

“Dijelaskanlah oleh Kuasa Hukum kami bahwa “Koordinasi” adalah kode Oknum meminta uang untuk menjalankan perkara. Sangat kecewa kami  mencari keadilan namun yang ada laporan kami mandek,” jelasnya.

Korban J menceritakan bahwa melalui salah satu teman Direktur Utama Perusahaan Pengembang ternama dihubungkan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, yang mana diarahkan bertemu dengan Kasubdit Abdul Aziz.

Baca Juga :  Para Korban Minnapadi yang Dirugikan Berikan Kuasa pada LQ Indonesia Lawfirm

“Saya dan ayah saya menemui Kasubdit Fismondev dan dijanjikan akan dibantu dalam penanganan kasus Kresna Sekuritas. Nyatanya berbulan-bulan menunggu tidak ada progress perkembangan perkara dan di minta koordinasi dengan Kanit baru oleh Penyidik Yansen. Bukankah tugas Polisi melindungi masyarakat yang menjadi korban dan memproses hukum, laporan kami sampai sekarang masih tahap Lidik, bahkan penyidik Fismondev tidak mampu menghadirkan Michael Steven dan Inggrid,” katanya.

LQ Indonesia Lawfirm Ungkap Modus Polda Metro Jaya Sarang Mafia Hukum

Baca Juga :  Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Skema Bussiness Email Compromise, DPP LIPPI Apresiasi Dirtipidsiber Bareskrim Polri

Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm, Sugi menjelaskan bahwa praktek pemerasan kepada korban pencari keadilan bukan hanya terjadi kali ini. Sebelumnya Subdit Fismondev Unit 5 juga diduga memeras korban untuk biaya SP3 sebesar 500 Juta “lima kosong kosong sampai Direktur (red: Direktur Kriminal Khusus), kendalanya disitu bang” ucap oknum Polisi di link di Youtube LQ:

Kali ini modus meminta uang koordinasi dan menghadap Pemimpin Penyidik diterapkan di Unit 4 Fismondev apabila mau kasus berjalan. Slogan Oknum penyidik ‘Kasih data saja maka kasus jadi perdata, bila mau jadi pidana maka kasih dana.’

Mahfud MD Kawatir Turunnya Citra Kepolisian Akibat Kesewenangan POLRI

Mahfud menjelaskan, aduan paling banyak yaitu keluhan masyarakat ihwal kinerja Polri. Di sisi lain, menurut dia, banyaknya aduan itu menjadi merupakan bentuk kepercayaan warga kepada Kompolnas.

“Dari berbagai surat tersebut yang paling banyak adalah keluhan atau pengaduan masyarakat terkait kinerja Polri. Kondisi ini mengindikasikan bahwa Kompolnas memiliki legalitas sekaligus legitimasi atau kepercayaan yang kuat dari masyarakat,” ungkapnya.

Mahfud menyebut, sebelumnya stigma negatif yang dijatuhkan kepada Polri yang menjadi konsumsi publik dan ramai diperbincangkan seperti berkaitan dengan terjadinya tindakan represif oleh pihak Kepolisian dalam menangani kasus. Atau bahkan, kesewenangan yang dilakukan beberapa oknum polisi terhadap masyarakat yang seringkali menjadi konsumsi pemberitaan di tengah- tengah masyarakat.

Baca Juga :  Abu Bakar Ba'asyir Bebas Murni Jumat Pekan ini

Viral Tagar #PERCUMALAPORPOLISI

Penegakan hukum di Indonesia oleh aparat kepolisian kembali menjadi sorotan setelah sebelumnya bergema Polda Metro Jaya Sarang Mafia Hukum. Kali ini tentang kasus viral di media sosial pengakuan seorang ibu dari Sulawesi Selatan yang menyebutkan anaknya diperkosa oleh ayah kandungnya dan laporan polisinya dihentikan.

Hingga saat ini, tagar #PercumaLaporPolisi telah dicuitkan sebanyak 32 ribu kali. Bahkan, akun Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) @KontraS ikut memberi komentar kekecewaan terhadap Polri dengan menyebut akun Divisi Humas Polri.

Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm, Sugi menegaskan bahwa Laporan Polisi masyarakat banyak tidak diproses kepolisian apabila tidak memberikan sejumlah uang yang diminta oleh penyidik, kanit dan kasubdit, seperti dirilis LQ Indonesia Lawfirm di Jakarta (11/10/2021).

LQ Indonesia Lawfirm terus menyorot dan mengawal kasus-kasus terutam kasus Investasi bodong yang mandek. ‘Sudah saatnya masyarakat bersuara lantang, TOLAK OKNUM POLRI yang memeras masyarakat dan jual beli perkara’. Masyarakat yang ada masalah hukum dapat menghubungi LQ Indonesia Lawfirm 0817-489-0999 untuk pengawalan proses hukum.

Baca Juga :  Oknum Polisi di Jambi Nekat Serobot Lahan Sawit Milik Warga
Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
2
+1
+1
1
+1
1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !