Beranda Daerah Breaking News Terdakwa Keterangan Palsu Kabur Saat Akan Dieksekusi, LQ Indonesia Lawfirm Duga Ada...

Terdakwa Keterangan Palsu Kabur Saat Akan Dieksekusi, LQ Indonesia Lawfirm Duga Ada Oknum Jaksa Terlibat

Jakarta, Kabarxxi.comKejaksaan Negeri Jakarta Utara belum berhasil mencari keberadaan Terdakwa Norman alias Ameng (Norman Ameng) yang sudah divonis Pengadilan bersalah dalam dugaan pidana memberikan keterangan palsu dalam akta otentik.

Padahal perkara sudah di putus MA dan sudah disposisi ke PN Jakarta Utara dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara untuk di lakukan eksekusi agar Ameng menjalankan tahanan sebagaimana vonis yang dijatuhkan hakim dalam Amar putusan MA.

Diketahui bahwa Ameng tidak kooperative dan sudah 2 minggu tim kejaksaan mencari Ameng, namun tidak ada hasil karena Ameng tidak lagi berada di tempat dan alamat yang tertera di berkas perkara.

Ameng terjerat kasus hukum atas laporan dari korban Yusri, dimana Ameng memasukkan keterangan palsu dalam akta otentik sehingga merugikan pelapor Yusri.

Atas dugaan tersebut Yusri melaporkan ke Polres Jakarta Utara yang memproses dan akhirnya bergulir ke meja pengadilan di mana Ameng di putus hakim terbukti bersalah secara hukum dan harus di tahan.

Perkara bergulir hingga ke Makhamah Agung dan MA pun tetap memutus Ameng bersalah dan harus menjalani tahanan.

Namun nyatanya Ameng yang memiliki koneksi di Kejari Jakut mendapatkan bocoran dan menghilang ketika tim eksekusi dari Kejari Jakut.

Advokat Jaka Maulana dari LQ Indonesia Lawfirm dalam siaran tertulisnya (31/032021), mengatakan tidak mampu-nya aparat kejaksaan dalam melakukan eksekusi sangat mencoreng muka pengadilan dan reputasi Institusi kejaksaan dipertanyakan.

“Kejaksaan adalah pihak eksekutor dari pengadilan sebagaimana diatur dalam KUH Acara Pidana, namun nyatanya dalam kinerja masa menangkap 1 orang terdakwa yang menghilang ketika harus menjalani eksekusi MA saja tidak mampu?,” tanyanya.

“Lalu apa gunanya proses panjang dari kepolisian, kejaksaan dan Pengadilan Negeri dan Makhamah Agung, jika pada akhirnya putusan pengadilan tidak bisa dijalankan karena ketidakmampuan aparat Kejaksaan,” sambung Jaka.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga di Solear Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sesuai prosedur apabila Terdakwa yang mau dieksekusi tidak diketahui keberadaan semestinya Kejari Jakut segera mengeluarkan surat DPO (Daftar Pencarian Orang) agar lekas bisa di temukan keberadaan Norman alias Ameng tersebut, bukannya dibiarkan sudah 2 minggu tanpa kejelasan.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga di Solear Ditemukan Tewas Gantung Diri

Advokat Leo Detri, SH, MH selaku Ketua LQ Indonesia Lawfirm cabang Jakarta Pusat, menanggapi bahwa kejaksaan itu memiliki bagian intel yang seharusnya mampu melacak, dimana kasiintel ini memiliki peralatan lacak dan personel yang mampu mencari buronan dan orang yang butuh di tangkap.

“Sangat janggal apabila ketika akan di eksekusi lalu Ameng bisa kabur, diduga oknum Kejaksaan Terlibat membocorkan informasi akan dilakukan eksekusi sehingga memberikan kesempatan untuk untuk menghilang,” katanya.

LQ Indonesia Lawfirm, meminta agar kejagung memperhatikan masalah ini. Diduga ada oknum kejari Jakut melindungi Terdakwa Keterangan Palsu tersebut dari eksekusi.

“Rasanya tidak mungkin seorang Terdakwa Norman alias Ameng bisa tiba-tiba menghilang ketika akan dieksekusi tanpa perlindungan oknum kejaksaan. Kejaksaan Agung harus bertindak tegas, jangan Sampai wibawa Korps Adhiyaksa makin hancur karena banyaknya oknum Kejaksaan yang bermain kasus dengan pihak berperkara sehingga tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya,” herannya.

Advokat Jaka Maulana, SH menimpali bahwa selaku kuasa hukum dari Pelapor tentunya kami kecewa upaya penegakkan hukum yang dilakukan bertahun-tahun tidak ada gunanya dan hukum tidak lagi menjadi Panglima apabila nyatanya hanya karena oknum jaksa, terdakwa bisa terhindar dari eksekusi putusan MA.

Baca Juga :  LHT Bebas Demi Hukum, LQ Indonesia Lawfirm Kembali Mencetak Prestasi

“Sungguh mencoreng korps adhyaksa yang selama ini kami hormati,” sambungnya.

Lanjutnya, “Eksekusi yang tidak dilaksanakan pihak kejaksaan ini sangat janggal karena informasi yang kami dapat, ternyata Norman alias Ameng masih berada di Jabodetabek dan bahkan sering ke kantor polisi untuk mengurus kasus ayahnya, Alex Suroto yang terjerat kasus penipuan dan penggelapan. Norman alias Ameng diketahui dekat dengan aparat Kejaksaan dan Polres Jakarta Utara. Namun Norman alias Ameng berusaha mengunakan kenalannya agar terhindar dari eksekusi dan bermain dengan kasus yang menjerat ayahnya Alex Suroto dengan oknum-oknum aparat,”.

Pihaknya agar Institusi Kejaksaan terutama Kepala Kejari Jakarta Utara bisa tegas segera menangkap Norman alias Ameng untuk menjalankan masa tahanan dan melaksanakan eksekusi putusan MA sebagaimana amanah Undang-undang yang berlaku.

“Jangan biarkan berlarut-larut dan membuat masyarakat hilang kepercayaan terhadap Korps kejaksaan,” tutupnya.

Advokat Leo Detri, SH, MH menghimbau agar masyarakat yang terkena kasus hukum agar menghubungi lawyer atau LBH terdekat karena ketidakmengertian hukum dapat merugikan dalam perkara hukum, atau menghubungi LQ Indonesia Lawfirm di 0818-0489-0999 untuk Konsultasi secara Gratis.

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

PANTAU TERUS !