Beranda Daerah Lebak Terkait Penambangan Batubara, Asper Bayah : Kami Tidak Tinggal Diam Dan Akan...

Terkait Penambangan Batubara, Asper Bayah : Kami Tidak Tinggal Diam Dan Akan Terus Menindak Tegas Pelaku

Lebak, KabarXXI.com – Asisten Perhutani (Asper) Wilayah Bayah Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara dibawah naungan Depatemen Kehutanan yang bertanggung jawab akan terjaminnya kelestarian hutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah menjadi kawasan hutan sesuai dengan UU Kehutanan No. 41 Tahun 1999, sudah melakukan berbagai upaya dalam memberantas penambangan batubara ilegal yang kembali marak di wilayahnya.
Hal ini dikatakan Nurjaeni Asisten Perhutani (Asper) Perum Perhutani Wilayah Bayah ketika dikonfirmasi wartawan. Minggu 31 Juli 2022.

“Selama ini perhutani tidak tinggal diam, setiap ada informasi kegiatan penambangan dari manapun kita tindak lanjuti dengan melakukan patroli bersama pihak polsek dan Koramil Panggarangan, Namun mungkin karena sekarang jaman canggih teknologi komunikasi, kemungkinan besar bocor informasi, setiap dilakukan pergerakan patroli dilapangan tidak pernah menemukan pelaku penambang,” ungkap Nurjaeni melalui saluran WhatsAppnya.

Nurjaeni juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak punya kewenangan dalam hal penangkapan para pelaku ilegal mining tersebut karena bukan domainnya.

“Kami bukan penyidik yang diberikan kewenangan dalam hal penangkapan dan pemeriksaan secara lingkungan, untuk itu kami dalam melakukan patroli selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, itupun hanya tingkat Polsek dan Koramil karena kalau melibatkan dari tingkat yang lebih tinggi kewenangannya ada di KPH Banten,” terang Asper Nurjaeni.

Lebih jauh Nurjaya menjelaskan, kalau dibiarkan pertambangan batubara ilegal ini akan menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan diantarannya adalah penurunan kesuburan tanah, terjadinya ancaman terhadap keanekaragaman hayati, penurunan kualitas air, penurunan kualitas udara serta pencemaran lingkungan. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah dampak sosial dari pertambangan batubara ilegal ini adalah perubahan pola pikir masyarakat ke arah pengrusakan Alam.

“Untuk itu kami selaku penanggung jawab hutan yang ada disini menghimbau kepada seluruh masyarakat yang masih melakukan aktivitas penambangan diwilayah perhutani untuk segera menghentikan kegiatannya, karena perhutani tidak akan mentolelir kegiatan apapun yang bisa merusak ekosistem alam di wilayah ini, siapapun pelakunya akan ditindak tegas,” pungkasnya. (AK)

Bagaimana tanggapan anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !