Beranda Daerah Tidak Ada Nilai Tawar, Masyarakat Buat Nota Penolakan Keberadaan PT. FWT Di...

Tidak Ada Nilai Tawar, Masyarakat Buat Nota Penolakan Keberadaan PT. FWT Di Desa Citeras

LEBAK, KabarXXI.Com – Pabrik pengolahan limbah Bahan Barbahaya Dan Beracun (B3) PT. Final Waste Technology yang beralamat di Kampung Tutul Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, masih menjadi polemik ditengah – tengah masyarakat citeras. Pasalnya semua elemen masyarakat membuat nota keberataan atas kegiatan tersebut mengingat berbagai dampak sosial maupun ekosistem yang akan terjadi dikemudian hari. Senin 11 Januari 2021.

Dikonfirmasi secara terpisah, ibrahim selaku tokoh pemuda setempat sekaligus inisiator menyampaikan, ini murni atas dasar desakan masyarakat bukan sebuah bentuk perlawanan apalagi untuk menghalangi – halangi investor menanamkan modalnya di Lebak.

“Kami sih bukan untuk menghalang halangi apalagi sebuah perlawanan tetapi ini murni desakan elemen masyarakat baik pemuda tokoh agar menjadi bahan pertimbangan bagi dinas terkait yakni DPMPTSP kabupaten lebak,” ucapnya.

Baca Juga :  Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM akan Periksa Jasa Marga di Lokasi CCTV Rusak

Masih kata boim sapaan akrab pemuda yang selalu menebar senyum ke setiap orang ini, ia menyampaikan, perangkat Desa mulai dari Rukun Tetangga RT dan Rukun Warga RW, Badan Permusyawaratan Desa BPD sampai ke Kepala Desa yang awalnya menyetujui sekarang berbalik menyatakan keberatan.

“Setelah saya jelaskan dampak dampak yang akan di timbulkan ke depan alhamdulillah masyarakat dan semua perangkat menyatakan sikap menolak tegas segala bentuk aktifitas pengolahan limbah yang ada di lingkungan kami,” bebernya.

Terpisah,Yosef kepala DPMPTSP Kabupaten Lebak, ketika awak media mencoba untuk konfirmasi lewat telepon seluler dan sms tidak menjawab walaupun sedang work from home WFH.

Baca Juga :  Ketua Ormas LMP Kota Pangkal Pinang Gelar Silaturahmi dengan Masyarakat

Hasan Basri Spd.I selaku sekjen forum komunikasi lembaga swadaya masyarakt FK-LSM kab lebak mendukung segala bentuk aspirasi masyarakat khususnya desa citeras yang juga merupakan kampung halamanya.

Baca Juga :  Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Kata Kasat Lantas Polres Tangsel

“Saya berharap nota keberatan yang di buat oleh masyarakat menjadi bahan pertimbangan bagi DPMPTSP kab lebak untuk mengkaji lebih mendalam proses perijinan mengingat ini manyangkut hajat hidup orang banyak,” ungkapnya.

Masih kata Acong, sapaan akrab pria berambut kelimis ini menuturkan, investasi boleh apapun itu bentuknya jangan hanya faktor keuntungan semata tetapi dampaknya pun harus diperhitungkan.

“Berusaha itu bagus di samping dapat menyerap tenaga kerja dan dapat mendongkrak pemasukan asli daerah PAD tetapi perlu di catat kemaslahatan masyarakat itu yang paling utama,” tutupnya.

Reporter : DM/AK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

Fakta Baru Kasus Penembakan 6 Anggota FPI Ditemukan Komnas HAM di TKP

Jakarta, Kabarxxi.com - Fakta baru ditemukan Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) saat menyelidiki lokasi polisi menembak...

PANTAU TERUS !