Beranda Megapolitan Tolak Kriminalisasi Wartawan, LQ Indonesia Lawfirm dan Jurnalis Akan Gelar Aksi Damai...

Tolak Kriminalisasi Wartawan, LQ Indonesia Lawfirm dan Jurnalis Akan Gelar Aksi Damai di Mabes Polri

Jakarta, kabarxxi.com – Kisruh antara Direksi dengan Komisaris PT Kahayan Karacon berbuntut panjang. Tak hanya memidanakan direksi PT Kahayan Karyacon, yakni LO, HD, EB, FLS, dan CSF atas dugaan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang (TPPU), pihak Mimihetty Layani dan Christeven Mergonoto turut melaporkan sejumlah wartawan kepada pihak Kepolisian.

Para jurnalis dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik serta pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Terkait hal tersebut, Direktorat Tindak Pidana (Tipid) Siber Bareskrim Polri melayangkan surat panggilan klarifikasi Nomor 1288/X/RES 1.14/2021/Tipidsiber ter tanggal 14 Oktober 2021.

Pemanggilan sejumlah jurnalis itu disoroti Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim.

Dirinya menilai pihak Kepolisian tidak bijak lantaran tidak menghargai profesi wartawan.

“Arogansi seperti ini sangat melukai hati para pekerja pers dan masyarakat. Stop kriminalisasi wartawan,” tegasnya dihubungi pada Jumat (29/10/2021).

Baca Juga :  Bareskrim Buru Aset Tersangka Indosurya Tersebar di Banyak Negara

Merujuk hal itu, Alvin Lim mengungkapkan pihaknya bersama ratusan orang jurnalis akan menggelar aksi damai di Mabes Polri menolak kriminalisasi terhadap wartawan.
“Bagi wartawan dan simpatisan yang ingin ikut aksi damai bisa hubungi Hotline LQ di 0817-489-0999,” ungkap Alvin Lim.

“LQ Indonesia Lawfirm akan selalu berada di sisi masyarakat dan membela profesi wartawan yang dilindungi oleh Undang-undang,” tegasnya.

Seperti diketahui, pelaporan para jurnalis tersebut berawal dari pemberitaan mengenai pernyataan anggota DPR RI Komisi III, Arteria Dahlan dalam rapat dengar pendapat di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Syarat Pengajuan Permohonan Pailit Ternyata Tidak Hanya dalam Undang- undang

Dalam video yang beredar, Arteria menuding CEO PT Kapal Api, Soedomo Mergonoto yang merupakan suami dari Mimihetty Layani itu menunggangi Polri dalam sejumlah kasus.

“Bawa pengacara dalam RUPS tidak diundang, merekam dan rekaman digunakan di Polrestabes. Polisi bukan polisi swasta. Jawa Timur tidak boleh ada penunggangan. Mohon Kapolri koreksi betul. Yang bersangkutan disuruh insyaf, tidak bisa lagi menunggangi kepolisian. Kasihan rakyat,” paparnya.

Baca Juga :  Menteri Desa PDTT Audiensi Dengan Kapolri untuk Pendampingan Edukasi Dana Desa

Terkait hal tersebut, Kuasa Hukum Soedomo Mergonoto, Nico menegaskan berita yang didengungkan saat ini tidak terfokus pada PT Kahayan Karyacon, melainkan menyerang pribadi CEO PT Kapal Api.

“Salah satunya adalah pemberitaan video Arteria Dahlan adalah berita lama setahun yang lalu terkait PT AL dan tidak ada hubungannya dengan Kahayan Karyacon,” kata Nico yang juga adalah kuasa hukum Mimihetty dan Christeven.

Sedangkan terkait video Arteria tersebut, Nico menerangkan Soedomo Mergonoto hadir dalam RUPSLB PT AL karena diberi tembusan oleh pemegang saham.

“Dia diminta oleh salah satu pemegang saham sebagai mediator pertikaian internal PT mereka,” kata Nico. (sumber)

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !