Beranda Daerah Ubi Cocietas Ibi Ius, Dimana Ada Masyarakat, Di Situ Ada Hukum

Ubi Cocietas Ibi Ius, Dimana Ada Masyarakat, Di Situ Ada Hukum

SERANG, kabarxxi.com–   Asst Prof Dr.Dwi Seno Wijanarko.SH. menjelaskan, Ubi Cocietas Ibi ius, dimana ada masyarakat, di situ ada hukum. “Apa alasan keberadaan (rasion d’etret) dari hukum?” tanya Dr. Seno.

Pertanyaan ini terkesan sangat klasik, tetapi sesungguhnya sangat mendasar untuk diajukan dan dijawab oleh siapapun yang meminati studi tentang hukum “katanya.

Para ahli sudah berusaha mencoba menjawabnya dengan berbagai variasi definisi dan tulisan pendek ini tidak ingin mengajukan kembali formulasi- formulasi tadi.

“Pertanyaan tentang alasan keberadaan hukum mengingatkan kita pada jargon Latin, yang menyatakan, “ubi societas ibi ius” (di mana ada masyarakat, di situ ada hukum),” terangnya Rabu (21/7/2021).

Menurut Asst Prof. Dr.Dwi Seno Wijanarko .SH.MH CPCLE yang juga sebagai Founder Law Firm DSW & Patner mengatakan sistem peradilan pidana merupakan suatu sistem yang dibuat untuk menanggulangi masalah- masalah kejahatan yang dapat mengganggu ketertiban dan mengancam rasa aman masyarakat, merupakan salah satu usaha masyarakat untuk mengendalikan terjadinya kejahatan agar berada dalam batas-batas toleransi yang dapat diterima.

Dalam sistem peradilan pidana di Indonesia dikenal ada empat institusi yang berperan.  “Yaitu kepolisian yang bertindak sebagai lembaga penyelidikan dan penyidikan, kejaksaan yang bertindak sebagai lembaga yang melakukan penuntutan, Mahkamah Agung sebagai lembaga yang membawahi hakim-hakim di lingkup pengadilan, serta Lembaga Pemasyarakatan dan keempat institusi tersebut saling berhubungan satu dengan yang lainnya, ” terang Dr .Seno.

Baca Juga :  Opini Hukum: Asas Praduga Tak Bersalah dalam Sistem Peradilan di Indonesia
Baca Juga :  Kapolda Jawa Tengah Lakukan Pengecekkan Jalur Mudik di Kota Magelang

Kendati demikian, kedudukan advokat dalam sistem peradilan pidana di Indonesia, di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang  dikenal adanya peran seorang penasehat hukum.  Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai dimana letak lembaga Advokat dalam sistem peradilan pidana di Indonesia?

Ius Suum Cuique Tribuerae

“Berikan keadilan bagi semua orang yang berhak, ” jawab Dr.Seno

Lebih lanjut Dr.Seno menerangkan peran advokat ada pada setiap proses dalam sistem peradilan pidana di dalam KUHAP.  “Peran seorang penasehat hukum telah ada sejak proses penyelidikan sampai dengan proses rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan dan advokat sebagai seorang penasihat  hukum berperan untuk memastikan bahwa hak-hak seorang tersangka, terdakwa dan terpidana tidak dilangga,” kata Dr.Seno.

Baca Juga :  Dr. Dwi Seno Wijanarko Hadir sebagai Ahli Pidana di Pengadilan Negeri Tangerang

Advokat bertindak sebagai penyeimbang terhadap upaya paksa yang diberikan oleh undang- undang kepada penegak hukum serta peran advokat ini menjadi penting dan Ketiadaan seorang penasehat hukum dalam proses peradilan pidana memungkinkan terjadinya pelanggaran yang berpengaruh terhadap hasil putusan pengadilan.

Dan kita sebagai Advocat sejati yang menjunjung tinggi nilai kebenaran dan keadilan harus berjuang untuk terciptanya suatu keadilan

Fiat Justitia Ruat Caelum

Keadilan harus ditegakkan meskipun langit akan runtuh dan Lucius Calpurnius Piso Caesoninus

Fiat iustitia, et pereat mundus

Keadilan akan tetap ada meskipun dunia akan musnah

“Oleh karena itu ,seorang penasihat hukum bukan hanya perlu sekedar hadir tetapi juga harus memiliki kompetensi untuk membela hak- hak tersangka, terdakwa dan terpidana dengan benar agar terciptanya sebuah keadilan ” tutup Dr.Seno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !