Beranda Daerah Breaking News WHO: Penerima Vaksin Sinovac di Atas 60 Tahun Harus Dapat Booster

WHO: Penerima Vaksin Sinovac di Atas 60 Tahun Harus Dapat Booster

Jenewa, kabarxxi.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan masyarakat yang alami gangguan kekebalan diberi dosis tambahan vaksin covid-19 karena mereka lebih rentan terinfeksi varian baru setelah mendapat vaksinasi dosis penuh.

Kelompok Ahli Penasihat Strategis Imunisasi WHO mengatakan, dosis tambahan harus ditawarkan sebatai bagian dari ‘seri primer’ yang diperpanjang.

“Karena individu-individu ini cenderung tidak merespons secara memadai terhadap vaksinasi, dan berisiko tinggi terkena covid-19 parah,” kata Direktur Vaksin WHO, Kate O’Brien, dilansir dari Channel News Asia, Selasa (12/10/2021).

Panel juga merekomendasikan agar orang yang berusia di atas 60 tahun menerima dosis tambahan dari suntikan yang dibuat oleh pembuat vaksin Tiongkok, Sinopharm dan Sinovac sekitar satu hingga tiga bulan setelah menyelesaikan jadwal mereka.

Baca Juga :  Polres Serang Salurkan Bansos Beras kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Desa Situ Terate

WHO mengutip bukti dalam penelitian di Amerika Latin bahwa mereka berkinerja kurang baik dari waktu ke waktu. Data pengamatan pada suntikan Sinopharm dan Sinovac menunjukkan vaksin tersebut kurang bekerja baik pada kelompok usia yang lebih tua.

“Kami juga tahu bahwa penambahan dosis ketiga atau pindah ke jadwal dua-tambah-satu memberikan respons (kekebalan) yang kuat. Jadi kami berharap dari sana perlindungan yang jauh lebih baik,” kata Joachim Hombach, sekretaris panel ahli independen.

Panel mengimbau otoritas kesehatan yang menggunakan vaksin Sinopharm dan Sinovac harus memaksimalkan cakupan dua dosis pada populasi lebih tua, kemudian memberikan dosis ketiga.

Baca Juga :  Penegakan Hukum dan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Grup SAGE, kata O’Brien, yang terdiri dari pakar independen yang membuat kebijakan tetapi bukan rekomendasi peraturan, akan meninjau semua data global tentang suntikan booster dalam pertemuan 11 November.

Baca Juga :  Gelar Operasi PPKM Darurat Level 3, Polisi Tutup Paksa Tempat Hiburan Malam Princes Queen

“Saat ini sekitar 3,5 miliar dosis vaksin covid-19 telah diberikan,” kata O’Brien.

Diperkirakan 1,5 miliar dosis tersedia secara global setiap bulan, cukup untuk memenuhi target vaksinasi 40 persen dari populasi masing-masing negara pada akhir tahun. “Tetapi distribusinya tidak merata,” tambahnya.

“Memberikan dosis booster itu kepada individu yang telah mendapat manfaat dari respons primer seperti mengenakan dua jaket pelampung pada seseorang dan membiarkan orang lain tanpa jaket pelampung,” pungkas O’Brien. (sumber)

Bagaimana tanggapan anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Viral Video Mesum Parakan 01 Hebohkan Warga

Serang, Kabarxxi.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua orang melakukan tindakan mesum di belakang ruko kawasan Asiatex, Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang...

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir

Oleh: Wilson Lalengke Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat...

Kades Mekarjaya Dinilai Arogan ‘Aing Mah Fokus Neangan Duit’

Lebak, kabarxxi.com - Saleh selaku Kades Mekarjaya kecamatan Cimarga, kabupaten Lebak akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat khususnya kaum milenial di Desa tersebut....

DPP Badak Banten Pecat Eli Sahroni Dengan Tidak Hormat

Kota Tangerang, Kabarxxi.com - DPP Badak Banten tindak tegas Eli Sahroni yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten berupa...

PANTAU TERUS !