Berita Terbaru

Gudang Penimbunan Solar Bersubsidi di Lamongan Digrebek Ditreskrimsus Polda Jatim

By On November 03, 2026

LAMONGAN, KabarXXI.Com - Penggerebekan gudang penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang terletak di Desa Sumengko, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), berhasil diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, pada Kamis lalu, 29 Oktober 2026, menyisakan sebuah pertanyaan publik. 

Pasalnya, pemilik gudang tersebut bernama Dimas Kristiawan (alias Kris, alias Wawan), merupakan orang kuat, yang menurut pengakuannya, ia dibekingi Mabes Polri, serta orang kuat lainnya. 

Ditreskrimsus Polda Jatim pun masih kecolongan, karena tidak menggerebek gudang milik Dimas Kristiawan lainnya yang berdekatan dengan gudang yang digrebek saat itu, yakni yang berada di Desa Kuripan Kecamatan Babat-Lamongan, yang dipegang oleh orang kepercayaan Dimas Kristiawan, yakni Subari dan juga Mat Zaini (alias Mat Plolong) yang kabarnya Mat Plolong mau mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Kuripan. 

Bagaimana Desa Kuripan akan maju jika calon Kepala Desanya bertindak merugikan negara dengan menimbun BBM bersubsidi jenis solar. 

Dari keterangan yang dihimpun oleh awak media, mendapati fakta bahwa beberapa unit kendaraan roda empat, ikut diamankan Ditreskrimsus Polda Jatim, yakni satu unit truk tangki bertuliskan PT Trisaka Adi Rajasa (PT TAR), satu unit Pajero Sport, dua unit truk modif sebagai pelangsir BBM bersubsidi jenis solar, truk Fuso satu unit, satu unit Kijang, serta dua unit mobil Diesel. 

Menurut keterangan warga sekitar yang tidak mau disebut namanya, ia membeberkan bahwa menurut keterangan Dimas Kristiawan kepada dirinya, ia sudah setor ke beberapa oknum perbulan berkisar hingga Rp 50 juta. 

"Saat Dimas bilang ke saya, ia sudah setor ke beberapa oknum, perbulan mencapai Rp 50 jutaan," ungkapnya. 

Diketahui pula bahwa gudang yang terletak di Desa Sumengko Kecamatan Kedungpring tersebut, pernah didatangi Wartawan dari wilayah Surabaya, dan Wartawan tersebut dianiaya oleh preman yang mengamankan gudang penimbunan BBM bersubsidi tersebut, hingga Wartawan asal Surabaya melapor ke Polres Lamongan, dan sampai detik ini media-media di Kabupaten Lamongan menunggu kelanjutan pelaporan penganiayaan Wartawan asal Surabaya tersebut. 

Menurut sumber di lapangan, BBM bersubsidi jenis solar tersebut, didapat dari beberapa SPBU di Kabupaten Lamongan, diantaranya SPBU 54.622.05 terletak di Jalan Raya Babat-Bojonegoro, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat. 

SPBU 54.622.09 terletak di Jalan Raya Babat-Lamongan, Desa Plaosan, Kecamatan Babat. 

SPBU 54.622.04 terletak di Jalan Raya Bulutrate, Babat-Lamongan, Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. 

Akankah kali ini aktivitas penimbunan serta penjualbelian BBM bersubsidi dengan skala besar dan sangat merugikan negara ini, dapat ditumpas oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), atau akankah sebaliknya, berhenti di tempat dan hilang ditelan angin. (*/red)

Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Kampanyekan Sekolah Gratis

By On November 02, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menyalurkan Bansos Keluarga Provinsi Banten Tahun 2026 kepada warga Kabupaten Tangerang, di Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin, 02 November 2026. 

TANGERANG, KabarXXI.Com - Gubernur Banten, Andra Soni menyalurkan Bantuan Jaminan Sosial (Bansos) Keluarga Provinsi Banten Tahun 2026 kepada warga Kabupaten Tangerang, di Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin, 02 November 2026. 

Penyaluran bantuan perlindungan sosial ini merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 

​“Tahun ini kami baru menganggarkan untuk 16 ribu lebih warga Banten. Semoga tahun depan bisa dimaksimalkan,” ujar Andra Soni. 

Menurut Andra Soni, bantuan perlindungan sosial ini merupakan penyaluran tahap pertama dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Prosesnya didampingi langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang guna memastikan penyaluran berjalan sesuai perencanaan. 

​“Kami pastikan juga tidak ada satu rupiah pun pungutan (potongan) terhadap bantuan sosial ini,” tegasnya. 

Andra Soni berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Program ini turut disinergikan dengan bantuan serupa yang disediakan oleh pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat. 

Gubermur Andra Soni juga memaparkan program pendidikan gratis bagi SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) swasta di Provinsi Banten. 

Mengingat pendidikan tingkat SD dan SMP di Kabupaten Tangerang telah digratiskan, ia menegaskan tidak boleh ada lagi masyarakat Banten yang putus sekolah. 

​"Tidak ada alasan anak-anak Banten putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, laporkan ke kepala desa. Saya meyakini, pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan,” ujarnya. 

​Sementara itu, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mewakili warganya menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Pemprov Banten. 

Selain bantuan infrastruktur jalan, sebanyak 2.200 warga kurang mampu di wilayahnya menerima manfaat dari bansos tersebut. 

​“Pemkab Tangerang juga turut menyalurkan bantuan sosial untuk 4.000 warga. Bapak dan Ibu harus selalu menjaga kesehatan dan bahagia,” kata Maesyal. 

​Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Lukman menyebutkan bahwa Pemprov Banten menyalurkan lima jenis bantuan sosial. 

Kelimanya meliputi bantuan jaminan sosial keluarga, bantuan usaha ekonomi produktif, bantuan sosial disabilitas, bantuan sosial anak telantar, serta bantuan sosial lansia. 

​“Mudah-mudahan apa yang menjadi program Pemprov Banten terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya. 

​Sebagai informasi, pada 2026 Pemprov Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8,15 miliar untuk 16.311 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Masing-masing keluarga memperoleh bantuan uang tunai senilai Rp 500 ribu. (Welfendry)

Respons Cepat Laporan 110, Polsek Jawilan Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang

By On November 02, 2026

Personel Polsek Jawilan mengevakuasi pohon tumbang yang menutup sebagian badan Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung, tepatnya di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Senin, 02 November 2026. 

SERANG, KabarXXI.Com – Personel Polsek Jawilan, Polres Serang, mengevakuasi pohon tumbang yang menutup sebagian badan Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung, tepatnya di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Senin, 02 November 2026. 

Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan warga melalui layanan Call Center 110. 

Pohon yang berada di pinggir jalan tersebut tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Jawilan. 

Akibat kejadian itu, batang pohon dan rantingnya menutup sekitar setengah badan jalan sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan yang melintas. 

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Jawilan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. 

Petugas segera berkoordinasi dengan warga setempat guna mempercepat proses evakuasi pohon yang menghalangi akses jalan. 

Kapolsek Jawilan AKP Erwan Nurwanda mengatakan, peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. 

Keberadaan pohon yang melintang di badan jalan sempat membuat arus lalu lintas terganggu dan mengharuskan pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas. 

"Begitu menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110, anggota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Pohon tumbang tersebut menutup sebagian badan jalan sehingga perlu segera dievakuasi," ujar Erwan. 

Dengan dibantu warga sekitar, petugas kemudian melakukan pemotongan batang pohon serta membersihkan ranting-ranting yang berserakan di badan jalan. 

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong agar akses jalan dapat segera kembali digunakan oleh masyarakat. 

Kapolsek menjelaskan, proses pemotongan dan pembersihan pohon tumbang berlangsung hingga sekitar pukul 16.00 WIB. 

Setelah seluruh material pohon berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung kembali berjalan normal. 

"Alhamdulillah, berkat kerja sama anggota dan masyarakat, proses evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat. Sekitar pukul 16.00 WIB, jalan sudah kembali bisa dilalui kendaraan secara normal," jelasnya. (*/red)

Hari ke-8 Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang Kedepankan Pembinaan dan Penyuluhan kepada Pengendara

By On November 02, 2026

Hari ke-8 Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang mengedepankan pendekatan humanis. 

SERANG, KabarXXI.Com – Memasuki hari ke-8 pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para pengguna jalan. 

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. 

Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 2 November 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Simpang Empat Pasar Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. 

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang mengutamakan kegiatan preemtif dan preventif yang disertai penegakan hukum (gakkum) secara humanis. 

Langkah ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). 

Kasetopsres Operasi Patuh Maung 2026, AKP Muhammad Hafizh menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas di lapangan. 

Personel diminta menerapkan prinsip Senyum, Sapa, Salam (3S), menghindari sikap arogan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri. Selain itu, keselamatan personel selama bertugas juga harus menjadi prioritas. 

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan keselamatan berkendara dan mengingatkan masyarakat untuk selalu melengkapi perlengkapan kendaraan maupun surat-surat berkendara. 

Petugas juga melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan serta memberikan teguran kepada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang ditemukan melakukan pelanggaran lalu lintas. 

Selain itu, masyarakat diberikan sosialisasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 agar semakin memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. 

Meskipun pendekatan pembinaan dan penyuluhan lebih dikedepankan, petugas di lapangan masih menemukan sejumlah pengendara yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara serta melakukan pelanggaran lalu lintas. 

Operasi Patuh Maung 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat berlalu lintas, sehingga tercipta kondisi Kamseltibcarlantas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. 

Kegiatan Operasi Patuh Maung 2026 hari kedelapan berakhir pada pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. 

Polres Serang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan, melengkapi surat-surat kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara. (*/red)

Babinsa Koramil 0602-13/Padarincang Sosialisasi Rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD

By On November 02, 2026

Babinsa Koramil 0602-13/Padarincang Kodim 0602/Serang, Serka Deni Rahmatullah, melaksanakan sosialisasi tentang rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD Tahun 2027, di Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 01 November 2026. 

‎SERANG, KabarXXI.Com — Babinsa Koramil 0602-13/Padarincang Kodim 0602/Serang, Serka Deni Rahmatullah, melaksanakan sosialisasi tentang rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD Tahun 2027, di Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 01 November 2026. 

‎Dalam kegiatan tersebut, Serka Deni menjelaskan berbagai informasi terkait rekrutmen, mulai dari persyaratan, tahapan seleksi, jadwal pendaftaran, hingga prosedur yang harus dilalui calon peserta. 

‎Ia juga mengajak para pemuda Desa Bugel, yang berminat mengabdi kepada negara untuk mempersiapkan diri, dan mengikuti proses pendaftaran secara resmi. 

‎“Sosialisasi ini penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh informasi keliru, mengenai penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD,” ujar Serka Deni. 

‎Ia menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen TNI AD tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta mendaftar melalui jalur resmi bisa lewat Babinsa, dan menghindari pihak-pihak yang menjanjikan kemudahan dengan imbalan tertentu. 

‎"Untuk informasi lebih lanjut, terkait penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD, masyarakat dapat datang langsung ke Koramil 0602-13/Padarincang," pungkasnya. (*/red)

Lima Daerah Masuk Status Siaga, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Sumbar Waspada Hujan Lebat

By On November 02, 2026

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat meninjau lokasi terdampak banjir di Jorong Koto Tinggi, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu, 01 November 2026. 

PADANG, KabarXXI.Com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Sumbar pada 1–10 November 2026. 

Hal tersebut disampaikan menyusul informasi peringatan dini cuaca dan iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Dasarian I November 2026. 

Berdasarkan prakiraan tersebut, sejumlah daerah di Sumbar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan rawan banjir, tanah longsor, dan daerah aliran sungai. Kondisi cuaca ini perlu menjadi perhatian bersama agar kita dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan sejak dini,” kata Mahyeldi kepada wartawan di Padang, Senin, 02 November 2026. 

Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat pada periode 1–3 November 2026 diperkirakan terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar. 

Wilayah yang masuk dalam prakiraan tersebut, meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Pasaman Barat. 

Potensi hujan serupa juga diprakirakan terjadi di Kota Padang dan Kota Pariaman. 

Memasuki periode 4–6 November 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah tersebut, termasuk Kabupaten Solok. 


Sementara itu, pada periode 7–10 November 2026, potensi hujan diperkirakan meluas ke sejumlah daerah lainnya. 

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, yaitu Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, dan ejumlah wilayah perkotaan di Sumbar. 

Selain prakiraan hujan sedang hingga lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi untuk Dasarian I atau periode 1–10 November 2026. 

Berdasarkan informasi tersebut, sebagian besar kabupaten dan kota di Sumbar masuk kategori Waspada dengan potensi curah hujan berkisar 150–200 milimeter per dasarian. 

Adapun lima daerah yang masuk kategori Siaga dengan potensi curah hujan mencapai 200–300 milimeter per dasarian, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Padang. 

"Sementara belum ada daerah yang diperkirakan mengalami potensi curah hujan di atas 300 milimeter atau kategori awas. Kendati demikian kesiapsiagaan tentu perlu terus dilakukan," ujar Mahyeldi. 

Mahyeldi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil risiko ketika menghadapi kondisi cuaca buruk. 

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang, menghindari kawasan rawan longsor ketika hujan lebat, serta segera mencari tempat aman apabila melihat tanda-tanda potensi bencana,” ucapnya. (*/red)

Upaya Pelaku Hilangkan Jejak Pembunuhan di Madiun, Buang Tujuh Karung Abu ke Sungai

By On November 02, 2026

Pelaku pembunuhan mutilasi istri siri dan anak ketika digiring kr Polda Jatim, Selasa, 17 Oktober 2026. 

SURABAYA KabarXXI.Com - Kasus pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGEF (4), oleh Dwi Bagus Martono (40) di Madiun, Jawa Timur (Jatim), meninggalkan sejumlah fakta baru. 

Dwi Bagus berulang kali berupaya menghilangkan jejak pembunuhan terhadap istri siri dan anak. 

Rangkaian perbuatannya terungkap melalui prarekonstruksi dan pendalaman penyidik Polda Jatim. 

Dwi diketahui memindahkan jasad Dini dari kamar hotel menuju mobil menggunakan sleeping bag atau kantong tidur yang tersimpan di mobilnya. 

Perlengkapan tersebut merupakan barang bekas kegiatan berkemah. 

Dwi diketahui memiliki hobi kamping dan terakhir kali melakukan kegiatan itu bersama Dini sekitar tiga bulan sebelum pembunuhan. 

Adapun di dalam kamar hotel Dwi melancarkan aksinya dengan mencekik Dini hingga tewas. 

Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Muhammad Fauzi mengatakan, Office Boy (OB) Hotel sempat melihat Dwi menenteng sesuatu dari kamar tempatnya menginap. 

"Iya, ditenteng sendirian dan sempat dilihat oleh OB Hotel setempat, ini sudah kami minta keterangan," ujar Fauzi dilansir, Minggu, 01 November 2026. 

Pembunuhan diduga dilakukan pada 20 September 2026 di dua lokasi. Dini dicekik di kamar hotel, sedangkan anaknya dibunuh di dalam mobil. 

Setelah memindahkan jasad korban, Dwi membawa keduanya ke rumahnya di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. 

Di pekarangan belakang rumah tersebut, ia membakar jasad Dini dan anaknya. 

Tungku yang digunakan dibangun setelah pembunuhan. Bangunannya terbuat dari bata ringan atau hebel dengan tinggi sekitar 2 meter dan ukuran 70 sentimeter x 1 meter. 

Lokasi tungku berada di ujung selatan pekarangan belakang rumah, dekat dengan rumah tetangga. Bekas asap pembakaran bahkan terlihat pada tembok rumah sebelahnya. 

Upaya menghilangkan jejak berlanjut setelah proses pembakaran. Dwi mengaku mengumpulkan abu dan tulang belulang hasil pembakaran ke dalam tujuh karung. 

Pengumpulan sisa pembakaran itu dilakukan sendiri menggunakan sekop tanpa bantuan orang lain. Prosesnya berlangsung selama dua hari, yakni pada 28 dan 29 September 2026. 

"Saya masukkan karung," kata Dwi saat prarekonstruksi.

"Menggunakan alat sekop," ucapnya. 

Fakta terbaru lainnya adalah lokasi pembuangan abu dan tulang kedua korban. 

Dwi mengaku membuang tujuh karung tersebut dari dua jembatan, yakni Jembatan Kwadungan di Kabupaten Ngawi dan Jembatan Winongo di Kota Madiun. 

Pembuangan pertama dilakukan pada 28 September 2026. Ia membuang tiga karung dari Jembatan Kwadungan. Sehari berselang, empat karung lainnya dibuang dari Jembatan Winongo. 

"Di Jembatan Winongo dan Jembatan Kwadungan Ngawi," ujar Dwi saat prarekonstruksi. 

"Tanggal 28 (September) di Kwadungan dan besoknya di Jembatan Winongo," imbuhnya. 

Ia juga merinci jumlah karung yang dibuang pada masing-masing lokasi. Sisa pembakaran itu kemudian dimasukkan ke karung yang diikat menggunakan tali rafia. 

"Hari pertama 28 September tiga karung di Kwadungan dan hari kedua besoknya empat karung di Jembatan Winongo. Yang kedua tanggal 29 atau 30-an. Dibuang ke Sungai Winongo (Sungai Madiun, anak dari Bengawan Solo)," ucapnya. 

Diketahui, Dwi Bagus ditetapkan sebagai tersangka setelah penyelidikan atas laporan hilangnya Dini dan anaknya sejak 20 September 2026. 

Keluarga korban di Bogor sempat kehilangan kontak dengan Dini sebelum akhirnya melaporkan kehilangan tersebut ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026. (*/red)

Dugaan Korupsi Rp 5 Miliar, Mantan Bendahara RSUD Sampang Jadi Tersangka

By On November 02, 2026

W saat mengenakan rompi pink keluar dari Kantor Kejari Sampang menuju mobil tahanan. 

SAMPANG, KabarXXI.Com - Mantan Bendahara Pengeluaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh Zyn Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim), ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, pada Jumat, 30 Oktober 2026. 

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah serangkaian pemeriksaan di kantor Kejari. 

Mantan Bendahara berinisial W itu keluar dari kantor Kejari Sampang mengenakan rompi merah muda lalu masuk ke mobil tahanan. 

Kepala Kejari (Kajari) Sampang, Mohammad Iqbal mengatakan, W diduga terlibat dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, kami menetapkan satu orang tersangka, yakni W yang merupakan bendahara pengeluaran periode tahun 2022 sampai tahun 2025," ujarnya. 

Menurutnya, penetapan tersangka terhadap W dilakukan melalui proses yang panjang. 

Pihaknya telah mengantongi sejumlah alat bukti hingga W ditetapkan sebagai tersangka. 

Dalam kasus dugaan penyalahgunaan keuangan BLUD RSUD Moh Zyn Sampang itu, negara diduga mengalami kerugian mencapai Rp 5 miliar. 

"Diduga penyalahgunaan itu dilakukan pada tahun anggaran 2023 sampai 2025," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, penyidik telah melakukan penggeledahan di sebuah rumah salah satu pegawai dan kantor di RSUD Moh Zyn Sampang pada akhir tahun 2025 lalu. 

Dalam penggeledahan itu, penyidik membawa sejumlah dokumen dan juga PC, CPU serta lima unit ponsel. (*/red)

Jual Ribuan Akun WA-Telegram untuk Promosi Judol, Pria di Sidoarjo Ditangkap Polisi

By On November 02, 2026

Ditressiber Polda Jatim merilis kasus penipuan, scam dan penyalahgunaan data pribadi untuk judol, Jumat, 30 Oktober 2026. 

SURABAYA, KabarXXI.Com - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur (Jatim) mengungkap praktik jual beli ribuan kartu SIM dan akun WhatsApp (WA) serta Telegram yang diduga digunakan untuk promosi judi online. 

Seorang pria berinisial DNS, warga Kecamatan Krian, Sidoarjo, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. 

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Jatim, AKBP Daniel S. Marunduri mengatakan, tersangka diduga telah menjalankan bisnis jual beli akun tersebut sejak 2023 hingga 2026. 

"Tersangka melakukan registrasi kartu SIM card dengan menggunakan data milik orang lain dan membuat akun WA dan Telegram kemudian diperjualbelikan oleh tersangka," ujar Daniel saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Jumat, 30 Oktober 2026. 

Dalam menjalankan aksinya, pada 5 Agustus 2026 diketahui DNS membeli kartu perdana yang sudah dalam kondisi teregistrasi. 

Kartu tersebut kemudian digunakan untuk membuat akun WA dan Telegram yang selanjutnya dijual melalui platform Telegram. 

Harga akun yang ditawarkan bervariasi. Untuk satu akun WA, tersangka mematok harga Rp 500 hingga Rp 5.000. Sedangkan akun Telegram dijual dengan harga Rp 1.000 hingga Rp 3.000. 

Salah satu transaksi yang diungkap Polisi, yakni penjualan 647 akun WA personal kepada pengguna Telegram dengan username @kirimorderang dan nama akun tehkyu. Akun-akun tersebut dijual dengan harga sekitar Rp 600 per akun. 

Dari aktivitas jual beli akun tersebut, DNS disebut telah meraup keuntungan sekitar Rp 100 juta sejak 2023 hingga Oktober 2025. 

Transaksi pembelian kartu perdana dan aktivitas jual beli akun itu juga ditelusuri penyidik melalui sejumlah bukti digital dan mutasi rekening. (*/red)

KSP Sebut Tapak Suci Berperan Bina Generasi Muda, Sejalan Asta Cita Prabowo

By On November 02, 2026

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

JAKARTA, KabarXXI.Com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menyebut, peran Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam membina generasi muda, sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto. Khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. 

Listyo mengatakan, Tapak Suci Putera Muhammadiyah melestarikan budaya bangsa, serta mengukir prestasi di bidang olahraga pencak silat. 

"Salam hormat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang pernah menjadi Ketua Umum IPSI, untuk seluruh rekan pengurus Pusat, Daerah, dan seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah dimanapun berada,” ujar Listyo saat Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Periode 2026–2031, yang diselenggarakan di Ampitorium Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu, 01 November 2026. 

Dia mengatakan, Tapak Suci memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan dan latihan pencak silat. 

Berlandaskan semboyan “Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah”, pembinaan Tapak Suci tidak hanya berorientasi pada kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, persaudaraan, dan integritas. 

Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan dipertahankan untuk membentuk generasi muda yang memiliki jiwa patriotisme, cinta tanah air, berintegritas, dan unggul. 

“Ini tentunya menjadi hal yang terus dijaga dan dipertahankan. Indonesia perlu memiliki generasi yang memiliki jiwa patriot, cinta tanah air, integritas, dan unggul,” ujarnya. 

Listyo juga menyampaikan apresiasi atas kiprah Tapak Suci dalam mengembangkan olahraga pencak silat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi. 

Dimana, pada ASEAN University Games 2024, atlet Tapak Suci berhasil meraih enam medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. 

Capaian tersebut menunjukkan kontribusi nyata organisasi dalam mendukung prestasi olahraga Indonesia. 

"Tetap rendah hati, prestasi tersebut perlu terus ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang,” tuturnya. 

Lebih dari sekadar olahraga, kata dia, pencak silat juga memiliki potensi besar sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. 

Melalui seni bela diri tradisional ini, nilai-nilai luhur bangsa dapat diperkenalkan kepada masyarakat dunia sekaligus memperkuat persahabatan antarbangsa. 

Karena itu, ia berharap Tapak Suci tidak hanya melahirkan pendekar dan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi duta budaya bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. 

Listyo Sigit juga mengajak seluruh keluarga besar Tapak Suci untuk meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. 

Ia mengajukan empat pertanyaan mengenai kesiapan anggota Tapak Suci untuk berbakti kepada NKRI. 

"Apakah saudara-saudara siap berbakti untuk NKRI? Apakah saudara-saudara siap menjadi patriot pembela bangsa? Apakah saudara-saudara siap mengawal program-program nasional? 

Apakah saudara-saudara siap membela kebenaran, memerangi kebhatilan, dan menolong yang lemah? Terima kasih atas semangat dari rekan-rekan semua, karena disitulah hakekat sesungguhnya dari nilai-nilai seorang pendekar,” tanya Listyo dijawab serempak “siap”. 

Listyo juga menyampaikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan seluruh peserta Rakernas. 

Menurutnya, semangat tersebut merupakan hakikat dari nilai-nilai seorang pendekar yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

KSP mengajak seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk terus menjaga nilai-nilai luhur perguruan, memperkuat soliditas organisasi, serta berperan aktif mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. (*/red)

Prabowo Sebut Bangsa yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah

By On November 02, 2026

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya mempelajari sejarah. 

Prabowo menyebut, bangsa yang melupakan pengalaman masa lalunya berisiko mengulangi kesalahan serupa. 

"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," ujar Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat (Jabar), Jumat, 30 Oktober 2026. 

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak menghilangkan pentingnya memahami perjalanan sejarah dan sifat dasar manusia. 

Ia mencontohkan, pengalaman pahit penjajahan yang pernah dialami Indonesia akibat lemahnya persatuan di antara sesama anak bangsa. 

Prabowo juga mengajak generasi muda mengambil pelajaran dari politik pecah belah yang pernah diterapkan penjajah agar kesalahan masa lalu tidak kembali terulang. 

"Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tapi kita belajar dari kekurangannya," ucapnya. 

Prabowo juga mengingatkan adanya berbagai paham yang berpotensi mengancam persatuan apabila mengutamakan kepentingan kelompok tertentu di atas kepentingan bangsa. 

Namun demikian, Presiden optimistis Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan. 

"Jadi percayalah kekuatan NKRI besar. Kita waspada sekarang dan kita akan atasi semua masalah itu dengan baik," ujarnya. 

Prabowo menyampaikan harapan besar kepada para siswa SMA Taruna Nusantara agar memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya. 

Ia meyakini para siswa mampu menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. 

"Saya percaya kalian akan berbuat yang terbaik, kalian akan belajar yang terbaik, kalian akan mengambil nilai-nilai dari SMA Taruna Nusantara," ujar dia. 

Prabowo menekankan semangat kebangsaan yang ditanamkan di SMA Taruna Nusantara harus berakar pada nilai-nilai Sumpah Pemuda, yakni satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. 

Menurutnya, ikrar yang dicetuskan para pemuda sebelum kemerdekaan tersebut merupakan pencapaian luar biasa yang menjadi fondasi persatuan Indonesia. 

"Pemuda-pemudi tersebut usianya sangat muda, melahirkan suatu sumpah yang demikian cemerlang, luar biasa kita harus akui," ujar dia. 

Prabowo mengingatkan persatuan merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai perbedaan dan tantangan. 

Dia juga menegaskan bahwa para pendiri bangsa telah mewariskan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan bernegara. 

"Hanya dengan persatuan, hanya dengan Bhineka Tunggal Ika, hanya dengan mengakui dan menghormati semua suku dan semua agama dan semua ras, dan semua budaya, dan semua adat, kita bisa bernegara dengan baik," tuturnya. (*/red)

KPK Cegah Dedi Congor ke Luar Negeri Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi di Bea Cukai

By On November 02, 2026

Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya pencegahan terhadap tersangka baru kasus importasi pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu, Ahmad Dedi alias Dedi Congor. Dedi dilarang bepergian ke luar negeri. 

"Benar penyidik telah melakukan cegah ke luar negeri untuk yang bersangkutan (Ahmad Dedi)," kata Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 30 Oktober 2026. 

Namun dia belum menjelaskan berapa lama pencegahan dilakukan. Dedi sendiri berstatus tersangka sejak September. 

Dedi sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri telah menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka. 

Penetapan tersangka terhadap Dedi Congor ini dilakukan penyidik kepolisian sejak 2023 terkait dugaan penerimaan gratifikasi. 

Selain Dedi, KPK juga melakukan pengembangan perkara terkait cukai rokok. 

KPK langsung menggeledah Kantor PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah (Jateng) serta kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus. 

"Ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada penerimaan negara. Ya artinya berkaitan dengan kerugian keuangan negara atau Pasal 2, Pasal 3, atau di KUHP Pasal 603, 604 yang berkaitan dengan cukai," ujar Budi, Kamis, 29 Oktober 2026. 

"Untuk hitungan awal (kerugian negara) di angka triliunan," tambahnya. 

Sebelum Dedi, KPK sudah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini. Seiring dengan berjalannya proses hukum, tiga pihak Blueray Cargo telah dijatuhi vonis oleh hakim. Berikut ini vonisnya: 

1.⁠ ⁠John Field: tiga tahun penjara dan denda sejumlah Rp 300 juta subsider 100 hari pidana kurungan. 

2.⁠ ⁠Deddy Kurniawan Sukolo: 2,5 tahun penjara dan denda sejumlah Rp 200 juta subsider 80 hari pidana kurungan.

3.⁠ ⁠Andri: 2,5 tahun penjara dan denda sejumlah Rp 200 juta subsider 80 hari pidana kurungan. 

Selain itu, ada tiga orang dari pihak Bea Cukai yang sedang diadili dalam kasus ini. Ketiganya dituntut 7,5-11,5 tahun. Mereka ialah: 

1.⁠ ⁠Rizal: 11,5 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 15,7 miliar subsider 4 tahun kurungan. 

2.⁠ ⁠Sisprian Subiaksono: 10 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 7,4 miliar, SGD150.000 dan USD10.000 subsider 3 tahun kurungan. 

3.⁠ ⁠Orlando Hamonangan: 7,5 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 5.566.221.515 (5,5 miliar) subsider 1 tahun kurungan. 

Sementara, satu terdakwa lainnya, Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, masih menjalani sidang pemeriksaan saksi. 

Sedangkan Gatot Heroe selaku Kepala Pengawasan dan Pelayanan Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri masih berproses di KPK. (*/red)

Mendikdasmen Sebut Ada Kaitan Kehadiran Anak ke Sekolah dengan MBG

By On November 02, 2026

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan kehadiran siswa di sekolah. 

"Ada banyak penelitian Pak, kaitan antara MBG dengan tingkat kehadiran anak di sekolah. Jadi banyak anak yang berangkat ke sekolah itu karena akan makan sehat bergizi," ujar Mu'ti saat menyampaikan sambutannya pada acara penandatanganan perjanjian kerja sama BGN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta peluncuran awal uji coba loka MBG, di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026. 

Ia mengibaratkan antusiasme anak-anak datang ke sekolah untuk mendapatkan MBG seperti masyarakat yang datang ke masjid karena adanya kegiatan Jumat Berkah. 

Bedanya, program MBG dilaksanakan setiap hari sehingga anak-anak bisa mendapatkan makanan bergizi secara rutin. 

"Itu saya kira mirip dengan banyak hadir ke masjid karena ada Jumat Berkah, kira-kira begitu. Tapi ini tiap hari, tidak setiap hari Jumat," ucapnya. 

Ia berharap, pelaksanaan MBG tidak hanya memperbaiki pemenuhan gizi anak, tetapi juga meningkatkan semangat belajar dan kualitas pendidikan. 

Karena itu, kata dia, pihaknya berkomitmen memperkuat kerja sama dengan BGN agar pelayanan MBG semakin tepat sasaran dan tepat waktu. 

"Kemudian kerja sama pendataan yang selama ini sudah terintegrasi dengan Dapodik, dipastikan bahwa semua yang menerima adalah murid-murid yang memang resmi terdata dalam sistem kami dan memang terus kita sempurnakan," tuturnya. (*/red)

WNI Dikabarkan Tewas di Ukraina saat Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

By On November 02, 2026

Jubir Kemlu, Yvonne Mewengkang. 

JAKARTA, KabarXXI.Com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tengah mendalami kabar Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Muhammad Taufiq (48) tewas saat menjadi tentara Rusia di Ukraina. 

Kemlu mengatakan sudah mengambil langkah diplomatik kepada pemerintah Rusia. 

"Kementerian Luar Negeri RI mencermati informasi yang beredar tentang seorang WNI yang disebut meninggal dalam dinas militer di Rusia. KBRI Moskow tengah melakukan pendalaman dan verifikasi, termasuk terkait identitas dan status yang bersangkutan," kata Juru Bicara (Jubir) Kemlu, Yvonne Mewengkang, kepada wartawan, Jumat, 30 Oktober 2026. 

Yvonne mengatakan, proses yang dilakukan mengedepankan prinsip perlindungan data pribadi. Kemlu meminta seluruh pihak agar tidak berspekulasi terkait persoalan tersebut. 

Menurutnya, pemerintah Indonesia telah meminta Rusia mengecualikan WNI dari perekrutan militer negara mereka. Pemerintah juga mendalami modus perekrutan yang terindikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

"Pemerintah RI telah menyampaikan permintaan resmi melalui jalur diplomatik kepada pemerintah Rusia agar mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan WNI tidak direkrut ke dalam militer maupun formasi lainnya terkait militer di Rusia melalui jalur apa pun, termasuk praktik yang terindikasi TPPO," ujarnya. 

"Pemerintah RI juga telah meminta agar Indonesia dimasukkan ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari perekrutan militer Rusia melalui jalur apapun, dengan penerapan secara efektif dan segera," imbuhnya. 

Kemlu terus berkoordinasi dengan KBRI Moskow dan pihak terkait untuk mendalami kemungkinan penipuan dan eksploitasi dalam proses perekrutan. 

Kemlu juga memastikan langkah penanganan dan pelindungan WNI sesuai ketentuan berlaku. 

"Pemerintah RI mengimbau masyarakat agar senantiasa memverifikasi keabsahan tawaran pekerjaan di luar negeri melalui instansi berwenang, mewaspadai tawaran pekerjaan dengan imbalan tidak wajar, tidak menandatangani kontrak yang tidak dipahami, serta memperhatikan risiko keselamatan dan konsekuensi hukum keterlibatan dalam dinas militer asing," tuturnya. 

Dilansir dari situs Kementerian Pertahanan Ukraina seperti dilihat pada Jumat, 30 Oktober 2026, menurut Direktorat Utama Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR), Taufiq, tinggal di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Sebelum bergabung dengan militer Rusia, ia pernah bekerja sebagai pengemudi taksi di Jakarta dan sebagai manajer di sebuah perusahaan pertanian. Taufiq juga pernah bekerja di Amerika Serikat dan mampu berbahasa Inggris. 

Perekrut Rusia kemudian menghubungi Taufiq setelah mendapatkan CV yang ia kirimkan saat mencari pekerjaan. Para penyelidik menduga ia menerima tawaran tersebut karena adanya janji penghasilan yang relatif mudah didapat. 

Pada kenyataannya, dalam laporan tersebut, ia menjadi korban berikutnya dari skema penipuan perekrutan warga asing oleh Rusia untuk terlibat dalam perang ilegal. 

Pada 19 April 2026, Taufiq menandatangani kontrak militer berdurasi satu tahun di Korolyov, sebuah kota di dekat Moskow. 

Kementerian Pertahanan Ukraina menyebutkan masa dinas berdurasi satu tahun adalah jangka waktu umum bagi warga negara asing yang direkrut Rusia untuk ikut serta dalam perang melawan Ukraina dan dimanfaatkan sebagai pasukan infanteri 'sekali pakai'. 

Taufiq kemudian ditugaskan sebagai penembak senapan mesin dan dikirim ke fasilitas pelatihan militer di dekat Voronezh. Taufiq hanya menjalani pelatihan selama kurang lebih 1,5 minggu. 

Taufiq kemudian dipindahkan ke wilayah Ukraina yang diduduki Rusia pada awal Mei. Taufiq tewas dalam pertempuran pertamanya saat pasukan Rusia berupaya bergerak maju dari Zelena Dolyna menuju Novoselivka dan Drobysheve di wilayah Donetsk. (*/red)

Kotak Hitam Penggeledahan

By On November 02, 2026

Ponpes di Dukuh Laban Wetan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dipasangi garis polisi usai digledah terkait kasus pembakaran dan perusakan warung Mi dan Babi, Rabu, 28 Oktober 2026. 

Oleh: Muhammad Ikmal 

Setiap pesawat komersial membawa kotak hitam. Alat itu dipasang bukan karena pilot dicurigai, melainkan karena saat paling genting dalam penerbangan hampir selalu terjadi tanpa saksi dari luar kokpit. 

Ketika ada yang salah, rekamannya menggantikan dugaan dengan fakta, dan tidak jarang justru membersihkan nama awak pesawat. 

Logika sederhana itu belum menjangkau salah satu tindakan negara yang paling menegangkan bagi warga, yaitu saat aparat membuka paksa pintu rumah pada dini hari. 

Pada 27 Oktober 2026, aparat gabungan Polda Jawa Tengah dan Polres Sukoharjo menggeledah sebuah pondok pesantren putri di Mojolaban, Sukoharjo, untuk memburu buronan perkara pembakaran warung mi dan babi di Grogol. 

Polisi menyatakan membawa izin dari Pengadilan Negeri Sukoharjo. Pengurus pondok menyebut dua belas santriwati berusia 10 hingga 16 tahun ditarik keluar kamar, dibentak, dan ditodong senjata laras panjang sebelum sempat berjilbab. 

Kedua klaim itu bisa benar sekaligus, dan justru di situlah persoalannya. 

Dunia akuntansi mengenal prinsip sederhana: persetujuan dan pelaksanaan harus diuji terpisah. 

Tanda tangan atasan hanya membuktikan, pembayaran boleh dilakukan, bukan bahwa uangnya sampai kepada orang yang benar. Izin pengadilan bekerja serupa. 

Pasal 113 KUHAP baru, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, mewajibkan penyidik meminta izin ketua pengadilan negeri sebelum menggeledah. 

Hakim menilai apakah suatu tempat layak digeledah, tetapi ia tidak ikut datang pada dini hari dan tidak melihat bagaimana anak-anak dibangunkan. 

Izin menjawab pertanyaan boleh atau tidak, bukan bagaimana caranya. Aturan tentang cara sebenarnya ada. KUHAP mensyaratkan dua saksi dari lingkungan setempat dan berita acara. 

Polisi pun menyatakan penggeledahan itu melibatkan polisi wanita dan didampingi ketua RT. 

Namun, saksi tidak mungkin mengikuti setiap personel ke setiap kamar. Tanda tangan mereka membuktikan apa yang dibawa keluar, bukan bagaimana penghuni diperlakukan. 

Standar Audit 500, pegangan akuntan publik dalam menilai bukti, memberi ukuran yang berguna. 

Bukti dianggap lebih kuat bila berasal dari pihak independen, dilihat langsung oleh pemeriksa, dan tertulis ketimbang lisan. 

Catatan buatan pihak yang diperiksa baru dapat dipercaya bila cara pembuatannya terkendali. 


Dengan ukuran itu, pemeriksaan Propam atas malam di Mojolaban berpijak rapuh, sebab yang tersedia hanya berita acara buatan pelaksana, rekaman bila memang ada, dan ingatan anak-anak yang terbangun dalam ketakutan. 

Standar yang sama juga mencatat, orang cenderung bertindak berbeda ketika tahu dirinya diamati. Kamera bukan hanya alat bukti sesudah kejadian, melainkan rem saat kejadian berlangsung. 

Ironisnya, KUHAP baru sudah mengenal rem itu. Pasal 30 mewajibkan pemeriksaan tersangka direkam kamera pengawas untuk mencegah intimidasi. 

Namun, kewajiban itu tidak menjangkau penggeledahan, juga tidak menjangkau saksi, padahal para penghuni pondok itu berstatus saksi dan akhirnya dipulangkan. 

Undang-undang memasang kamera di ruang pemeriksaan yang tertib dan terjadwal, tetapi tidak di kamar asrama yang didatangi aparat bersenjata pukul tiga pagi. Padahal, di sanalah penyalahgunaan paling mudah terjadi. 

Keberatan yang wajar datang dari dua arah. Pertama, soal taktik. Menurut polisi, buronan yang dicari adalah mantan narapidana terorisme, dan dari dua pondok yang digeledah, polisi menyatakan menyita senjata tajam serta busur panah. 

Namun, kamera di seragam merekam tanpa memberi tahu siapa pun, sehingga unsur kejutan tidak berkurang. 

Kedua, soal privasi anak. Rekaman santriwati yang belum berjilbab memang berbahaya bila beredar, tetapi itu alasan untuk mengatur penyimpanannya, bukan untuk tidak merekam. 

Seperti kotak hitam, rekaman yang utuh juga melindungi aparat dari tuduhan keliru. Dalam polemik ini, polisi justru tidak punya perlindungan itu. 

Pembenahannya tidak menuntut undang-undang baru. Kapolri dapat mewajibkan kamera tubuh lewat peraturan internal untuk penggeledahan tempat tinggal, setidaknya di asrama dan sekolah yang dihuni anak dan perempuan, sejak pintu diketuk hingga berita acara ditandatangani. 

Rekamannya disegel, salinannya diserahkan kepada pengadilan pemberi izin, dan hanya dibuka atas perintah hakim atau pemeriksa etik. 

Pengadilan juga dapat mencantumkan syarat dalam izinnya, seperti kehadiran polisi wanita dan pendamping anak. Penegakan hukum atas pembakaran warung itu tetap harus tuntas, sebab hak warga berusaha tanpa diteror juga dilindungi hukum. 

Tetapi negara hukum tidak cukup diukur dari surat yang dibawa aparat ketika mengetuk pintu, melainkan dari kemampuannya mempertanggungjawabkan apa yang terjadi setelah pintu terbuka. 

Selama yang wajib tersimpan hanya izinnya, setiap malam seperti di Mojolaban akan berakhir sama, yaitu dua cerita yang saling bertentangan, satu pihak yang memegang semua catatan, dan ingatan anak-anak sebagai satu-satunya arsip. 

Penulis adalah Praktisi Perpajakan, keuangan dan Akuntan. 

Sumber: kompas.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *